RADARTUBAN - Media sosial Indonesia bebrapa hari diramaikan oleh tren mengganti foto profil dengan dominasi warna pink dan hijau.
Fenomena ini bukan sekadar tren visual biasa, melainkan sarat makna simbolis yang mencerminkan solidaritas serta penghormatan terhadap perjuangan rakyat dalam aksi demonstrasi besar-besaran beberapa waktu lalu.
Warna pink dan hijau masing-masing mewakili dua sosok yang viral dan menginspirasi selama aksi demo tersebut.
Warna pink diasosiasikan dengan seorang ibu berhijab merah muda yang terekam berdiri tegak di garis depan aksi, membawa bendera Merah Putih di tengah hujan deras.
Aksi heroiknya ini kemudian disebut netizen sebagai "Brave Pink," simbol keberanian perempuan dalam barisan rakyat yang memperjuangkan keadilan.
Sementara warna hijau diambil dari jaket ojek online (ojol) yang dikenakan Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang menjadi korban tabrak-lindas saat kerusuhan demo berlangsung.
Kejadian tragis ini memicu gelombang simpati dan kemarahan publik, sehingga warna hijau mendapat julukan "Hero Green" sebagai bentuk penghormatan atas keberadaan dan peran Affan yang terjebak dalam kekacauan tersebut.
Tidak hanya akun personal, fenomena ini merambah akun-akun anonim dan komunitas yang sejak lama aktif menyuarakan opini, sekaligus memperkuat kesan solidaritas luas di masyarakat.
Selain itu, muncul pula situs generator foto yang memudahkan netizen mengganti foto profil mereka dengan tone pink dan hijau secara mudah dan aman.
Fenomena foto profil pink dan hijau ini menjadi ekspresi perlawanan, keberanian, serta harapan bagi bangsa ini dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakadilan.
Melalui pemilihan warna dan simbolik tokoh di baliknya, tren ini menyatukan banyak kalangan untuk menyuarakan aspirasi mereka dengan cara yang menarik perhatian di dunia maya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni