Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berapa Hijriah Maulid Nabi Muhammad SAW 2025? Berikut Penjelasannya

Isna Fadillah • Kamis, 4 September 2025 | 13:10 WIB
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW

RADARTUBAN- Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 diperingati pada 12 Rabiul Awal 1447 Hijriah.

Berdasarkan kalender hijriah resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, tanggal tersebut bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025.

Pemerintah telah menetapkan hari itu sebagai libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat akan merasakan akhir pekan panjang atau long weekend.

Namun, penetapan tanggal Maulid Nabi tahun ini tidak seragam di Indonesia.

Muhammadiyah, melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), menetapkan 1 Rabiul Awal 1447 H jatuh sehari lebih awal, yaitu pada Minggu, 24 Agustus 2025.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi versi Muhammadiyah berlangsung pada Kamis, 4 September 2025.

Perbedaan ini merupakan hal yang wajar, karena metode penentuan awal bulan hijriah yang digunakan oleh pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah memang berbeda.

Kemenag dan NU umumnya menggunakan metode rukyat (pengamatan hilal) dan hisab hakiki wujudul hilal, sedangkan Muhammadiyah menggunakan hisab astronomi yang berbasis kalender global.

Walaupun demikian, perbedaan penanggalan ini tidak mengurangi makna dan esensi dari peringatan Maulid Nabi. Umat Islam tetap menyambutnya dengan penuh kegembiraan dan menjadikannya sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 jatuh pada 12 Rabiul Awal 1447 H.

Versi pemerintah, NU, dan kalender hijriah resmi Kemenag menetapkannya pada Jumat, 5 September 2025, sementara Muhammadiyah merayakan sehari lebih awal, yakni Kamis, 4 September 2025.

Terlepas dari perbedaan tersebut, hakikat peringatan Maulid tetap sama: mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dan menjadikannya teladan bagi kehidupan umat Islam di seluruh dunia. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#maulid nabi #Kemenag #nabi muhammad saw #pemerintah #muhammadiyah #NU