Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Studi: Pola Makan Tradisional Jepang Washoku Bisa Turunkan Risiko Depresi

Amaliya Syafithri • Kamis, 4 September 2025 | 21:10 WIB
Konsumsi nasi, miso, ikan, sayur, dan teh hijau ala Washoku terbukti baik untuk kesehatan mental.
Konsumsi nasi, miso, ikan, sayur, dan teh hijau ala Washoku terbukti baik untuk kesehatan mental.

RADARTUBAN - Dilansir dari postingan akun Instagram @komunitasdietsehat pada 20 Agustus lalu, Japan Institute for Health Security dalam studinya telah melibatkan sebanyak 12.500 pekerja untuk membuktikan pengaruh pola makan terhadap tingkat risiko gejala depresi.

Kemudian mereka menemukan bahwa pekerja yang menerapkan pola makan tradisional jepang memiliki gejala depresi lebih rendah dibanding yang lain.

Pola makan ala tradisional jepang yang mereka terapkan disebut Washoku.

Peserta yang paling ketat menerapkan pola makan ini menunjukkan adanya kemungkinan 17 hingga 20 persen lebih rendah terkena gejala depresi.

Pola makan washoku yakni pola makan dengan rutin mengonsumsi nasi, sup miso, ikan, produk kedelai, sayur matang, jamur, rumput laut, dan teh hijau.

Jika ingin versi modifikasi, maka bisa ditambah dengan buah, sayur mentah, dan produk susu rendah garam.

Manfaat dari makanan-makanan tersebut antara lain :

1. Folat pada sayur dan kacang kedelai dapat membantu produksi serotonin dan Dopamin

2. Omega-3 pada ikan berlemak memiliki sifat antiinflamasi

3. Teh hijau, miso, dan sayur berwarna memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu otak melawan stres

4. Umami dapat menimbulkan efek rileks melalui sistem saraf parasimpatik

3 tips berikut ini bisa menjadi saran untukmu yang berguna untuk membentuk mood yang stabil melalui makanan sehat.

Caranya adalah dengan menambahkan komponen Washoku dalam menu harian yang kamu makan secara bertahap, bisa 1 hingga 2 kali dalam satu Minggu.

Yang kedua, fokuslah pada keseimbangan nutrisi pada makananmu, bukan diet cepat.

Dan yang ketiga, konsultasilah dengan pakar gizi sebelum merombak gaya makanmu secara drastis. Pastikan semuanya telah diatur dengan seimbang, sehingga kebutuhan nutrisimu bisa terpenuhi dengan baik.

Apakah kamu juga tertarik menerapkan Washoku ala orang Jepang? (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Washoku Sato #jepang #tradisional #studi