RADARTUBAN - Momen haru dan penuh semangat persahabatan tercipta ketika para penyanyi papan atas Indonesia, Raisa, Afgan, Vidi Aldiano, Isyana Sarasvati, dan Abigail Cantika, tampil bersama membawakan lagu legendaris Indonesia Jaya.
Lagu ciptaan Harvey Malaiholo ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga simbol cinta tanah air yang tak lekang oleh waktu.
Melalui harmoni suara mereka, pesan tentang persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia tersampaikan dengan begitu kuat.
Video penampilan kolaborasi ini kemudian diunggah melalui akun media sosial para musisi, dan langsung menuai banyak pujian.
Publik menilai bahwa aksi panggung mereka bukan hanya memanjakan telinga, melainkan juga mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan patriotisme, terutama di tengah situasi bangsa yang penuh tantangan.
Bagi Raisa, Afgan, dan Vidi Aldiano, kebersamaan di atas panggung bukanlah hal baru.
Pada Februari 2023, Raisa pernah menggelar konser tunggal spektakuler di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Dalam konser bersejarah itu, ia menghadirkan Afgan dan Vidi Aldiano sebagai bintang tamu.
Salah satu momen paling berkesan saat itu adalah ketika mereka bertiga membawakan lagu Anganku Anganmu.
Lagu tersebut, yang sarat makna persatuan, berhasil menggugah ribuan penonton untuk ikut bernyanyi dan merasakan atmosfer persaudaraan.
Tidak hanya itu, Vidi Aldiano juga dikenal aktif tampil dalam acara-acara kebangsaan.
Pada Agustus 2024, dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Istana Merdeka Jakarta, ia dipercaya membawakan lagu ikonik Zamrud Khatulistiwa.
Penampilan itu menuai rasa bangga sekaligus haru, karena musik mampu menjadi perekat emosional antara rakyat dan tanah air.
Hal ini semakin menegaskan bahwa para musisi muda Indonesia memiliki dedikasi tinggi dalam menghidupkan semangat nasionalisme, tidak hanya lewat karya orisinal mereka, tetapi juga melalui penghayatan pada lagu-lagu kebangsaan dan nasional.
Penampilan kolaborasi Indonesia Jaya kali ini menegaskan kembali kekuatan musik sebagai media pemersatu bangsa.
Dalam harmoni lima suara yang berpadu, tersimpan pesan bahwa seni bukan hanya untuk hiburan, melainkan juga alat untuk menyemai cinta tanah air dan mempererat persaudaraan.
Melalui kolaborasi ini, Raisa, Afgan, Vidi Aldiano, Isyana Sarasvati, dan Abigail Cantika memberikan teladan bahwa musik bisa menjadi jembatan yang menyatukan generasi, sekaligus mengobarkan kembali semangat nasionalisme di hati masyarakat Indonesia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni