Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mensesneg Prasetyo Hadi: Istana Milik Kita Semua, Silakan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi

Siti Rohmah • Jumat, 5 September 2025 | 15:32 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat berdialog dengan perwakilan mahasiswa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat berdialog dengan perwakilan mahasiswa di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9).

RADARTUBAN - Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan aktivis mahasiswa bersama sejumlah menteri.

Meliputi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9) malam.

Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dibuka oleh Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam sambutannya, dia menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan organisasi mahasiswa yang hadir, sekaligus menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal pembangunan bangsa.

“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan mahasiswa malam ini. Dalam kondisi apa pun, kita tentu menginginkan agar bangsa kita terus melangkah maju menuju kesejahteraan, hingga sejajar dengan negara-negara maju lainnya,” ujar Brian.

Dia menambahkan, mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga arah gerakan agar selaras dengan pembangunan bangsa.

“Tokoh-tokoh mahasiswa seperti kalian diharapkan mampu memberi arah dan pandangan ke depan, sehingga tercipta sinergi dalam membangun kebersamaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa dan menyebut Istana Negara sebagai ruang dialog yang terbuka untuk semua.

Dia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta izin Presiden Prabowo untuk menggunakan Istana Negara dalam pertemuan ini.

“Istana bukan hanya milik Presiden, tetapi milik kita bersama. Karena itu, saya sampaikan salam hormat dari Bapak Presiden, dan silakan sampaikan aspirasi secara terbuka,” kata Prasetyo.

Prasetyo juga menegaskan pemerintah selalu berusaha memahami dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa.

“Kami terus mempelajari apa yang menjadi suara masyarakat, termasuk dari adik-adik mahasiswa,” ujarnya.

Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 30 organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi ekstra, antara lain Himapolindo, BEM SI Kerakyatan, Fornasossmass, PB HMI, GMNI, GMKI, PMII, SEMMI, KAMMI, hingga Generasi Muda FKPPI.

Kehadiran yang beragam ini mencerminkan keterbukaan pemerintah dalam merangkul seluruh elemen mahasiswa.

Acara berlangsung hangat dan akrab, dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka di mana mahasiswa berkesempatan menyampaikan pandangan, ide, serta aspirasi mereka langsung kepada pemerintah.

Pertemuan ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk terus membuka ruang komunikasi dengan semua komponen bangsa, demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#mensesneg #aspirasi #Negara #mahasiswa