Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sho Shibuya: Seniman Jepang yang Tangkap Situasi Krisis Indonesia Lewat Lukisan

Dyah Ayu Oktiara Putri • Sabtu, 6 September 2025 | 21:02 WIB
Lukisan karya Sho Shibuya yang Menarik Perhatian Netizen Indonesia
Lukisan karya Sho Shibuya yang Menarik Perhatian Netizen Indonesia

RADARTUBAN – Aksi demonstrasi yang tengah berlangsung di Indonesia menarik perhatian seorang seniman Jepang, Sho Shibuya. Seniman itu mengekspresikan rasa simpatinya melalui sebuah lukisan.

Dengan tetap menggunakan sampul dari koran The New York Times yang menjadi ciri khasnya, Sho Shibuya menggoreskan kuas untuk menciptakan gradasi warna merah dan putih.

Lukisannya itu, ia unggah di akun Instagram pribadinya pada akhir Agustus lalu, “Indonesia" tulisnya yang dikutip dari Instagram @shoshibuya.

Unggahan tersebut mendapat lebih dari ratusan ribu “likes” dan komentar dari netizen Indonesia, yang mencurahkan apresiasi, dukungan, dan refleksi kritik terhadap pemerintah lewat karya seni tersebut.

Tak hanya itu, Sho Shibuya juga menggungah pemberitaan aksi demonstrasi yang tengah terjadi di Indonesia.

Sho Shibuya Sendiri merupakan seniman asal Jepang kelahiran 1984 yang kini tinggal di Brooklyn, New York.

Shibuya dikenal melalui seri The Sunrise From a Small Window, sebuah karya yang menjadikan aktivitas melukis sebagai ritual harian.

Melalui seri tersebut, Shibuya merefleksikan perjalanan waktu sekaligus menangkap dinamika peristiwa lewat sapuan kuasnya.

Setiap pagi Shibuya membaca The New York Times lalu melukis di halaman depannya berdasarkan kisah yang paling menyentuhnya hari itu.

Dalam biografinya, ia menulis bahwa lukisannya lahir dari meditasi sederhana, terinspirasi kontras antara kekacauan berita dan ketenangan di luar jendela apartemennya.

Ciri khas Shibuya adalah penggunaan sampul The New York Times sebagai kanvas. Ide ini muncul di masa pandemi ketika ia melihat tumpukan koran di studionya.

“Melihat tumpukan koran yang menjulang tinggi di studio saya, membuat saya berpikir tentang betapa singkatnya waktu saya," tulisnya.

Kini, ia menjadikan koran harian sebagai media untuk menangkap momen saat ini.

Karya Shibuya tidak hanya menyoroti isu di Indonesia, melainkan juga berbagai peristiwa dunia.

Lukisannya pernah dipamerkan di Triennale Milano, Art Basel Miami Beach bersama Saint Laurent, serta di Momu Fashion Museum.

Beberapa karyanya kini masuk dalam koleksi permanen Cartier Foundation for Contemporary Art di Paris, Prancis.

Lewat bahasa visual yang sederhana namun kuat, Sho Shibuya menunjukkan bagaimana seni bisa menjadi ruang refleksi sekaligus solidaritas atas berbagai dinamika sosial di dunia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#koran #Sho Shibuya #lukisan #Seniman Jepang #karya seni #aksi demonstrasi #Indonesia #The New York Times