Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Daftar Pemimpin Negara Tertua di Dunia, Termasuk Mahmoud Abbas yang Berusia 90 Tahun

M Robit Bilhaq • Senin, 8 September 2025 | 04:15 WIB

Sumber: VOA Indonesia,
Foto Mahmoud Abbas Presiden Palestina yang masuk di daftar pemimpin tertua di dunia

Mahmoud Abbas, Presiden Palestina berusia 90 tahun, masuk daftar pemimpin tertua di dunia.
Mahmoud Abbas, Presiden Palestina berusia 90 tahun, masuk daftar pemimpin tertua di dunia.

RADARTUBAN - Beberapa negara di dunia ini memiliki pemimpin yang usianya sudah cukup lanjut usia, bahkan ada yang hingga berusia di atas 80 tahun.

Meskipun memiliki usia yang sudah tua, mereka masih mampu tetap aktif memimpin dengan kondisi fisik dan pikiran yang tetap sehat.

Berikut ini adalah lima pemimpin negara yang saat ini memiliki usia di atas 80 tahun:

Mahmoud Abbas

Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, kini berusia 90 tahun, Mahmoud Abbas lahir pada 26 Maret 1935.

Sebelum menjadi presiden, Abbas juga sudah lama terlibat dalam perjuangan Palestina dan menjadi pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) sejak 11 November 2004.

Abbas juga anggota partai Fatah dan terpilih sebagai ketua pada tahun 2009.

Meskipun memiliki usia yang sudah cukup tua, Abbas sampai saat ini tetap aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi, baik dengan mengkritik tindakan Israel maupun menyampaikan pandangan terhadap Hamas.

Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah

Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah atau dikenal juga sebagai Mishal I, sekarang sudah berusia 85 tahun.

Mishal lahir pada 27 September 1940 dan baru menjabat sebagai Emir Kuwait pada 2023, tepat di usia 83 tahun.

Karena usia yang cukup tua saat naik tahta, Mishal menjadi putra mahkota tertua di dunia. Kuwait adalah sebuah negara monarki yang terletak di kawasan

Teluk Persia, negara Kuwait juga terkenal dengan kekayaan minyaknya dan menjadi tujuan bagi pekerja dari berbagai penjuru di seluruh dunia.

Sergio Mattarella

Presiden Italia, Sergio Mattarella lahir pada 23 Juli 1941, dan sekarang berusia 84 tahun.

Sebelum menjadi presiden, Sergio adalah seorang yang ahli dalam bidang hukum, akademikus, dan pengacara.

Karier politik Sergio juga bisa dikatakan cukup panjang.

Karier politik Sergio di antaranya yaitu pernah menjabat sebagai Menteri Hubungan Parlemen (1987–1989), Menteri Pendidikan Umum (1989–1990), Wakil Perdana Menteri (1998–1999), serta Menteri Pertahanan (1999–2001).

Pada tahun 2011, Mattarella terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi Italia, dan akhirnya dilantik sebagai presiden pada 31 Januari 2015.

Michael D. Higgins

Presiden Irlandia yang bernama Michael D. Higgins, saat ini usianya 85 tahun.

Dalam berbagai kesempatan, termasuk di Majelis Umum PBB, Michael secara terang terangan mengkritik tindakan Israel di Gaza.

Dalam wawancara dengan RTE, Higgins juga menekankan peran penting Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, yang memiliki kuasa untuk melakukan tindakan penegakan hukum.

Bahkan dengan pasukan bersenjata, tanpa harus mengajukan izin ke Dewan Keamanan PBB. Higgins menjabat sebagai Presiden Irlandia sejak tahun 2011.

Sebelum menjadi presiden, Higgins juga dikenal sebagai seorang penyair, penyiar, dan sosiolog.

Muhammad Yunus

Muhammad Yunus, adalah seorang tokoh yang memperoleh gelar Nobel Perdamaian, saat ini menjabat sebagai Perdana Menteri Bangladesh.

Yunus diangkat setelah terjadinya gerakan politik yang menyebabkan Sheikh Hasina mengundurkan diri dan pergi ke luar negeri.

Yunus lahir pada 28 Juni 1940, Yunus juga dikenal sebagai seorang ekonom yang mendirikan Grameen Bank, yaitu sebuah bank kecil yang memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Atas dedikasi yang diberikan oleh Yunus tersebut, perdana menteri Bangladesh tersebut dianugerahi Nobel Perdamaian pada tahun 2006. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sergio mattarella #mahmoud abbas #bangladesh #Palestina #presiden #Muhammad Yunus