RADARTUBAN — Renovasi Jembatan Dayeuhkolot atau yang dikenal sebagai Jembatan Citarum Baru mulai bisa dirasakan masyarakat.
Usai progres perbaikannya diunggah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di akun Instagram pribadinya, Minggu (7/9), warga langsung antusias melintasi jembatan penghubung Kabupaten Bandung dan Kota Bandung tersebut.
Perbaikan besar yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat membawa angin segar bagi kelancaran transportasi dan perekonomian warga setempat.
Struktur jembatan diperkuat, badan jembatan dilebarkan, serta kualitas permukaan jalan ditingkatkan.
“Dulu itu rasanya seperti off-road, harus pelan-pelan banget, khawatir barangnya rontok atau mobilnya rusak. Sekarang sudah mulus, perjalanan jadi lebih cepat dan nyaman. Itu sangat menghemat waktu dan biaya operasional,” ujar Budi Santoso, 45, sopir angkutan barang, Senin (8/9).
Ia mengaku tidak lagi harus memutar lewat jalur Baleendah menuju Jalan Mohamad Toha dan sudah bisa lewat jalan tersebut dengan tenang.
Hal senada diungkapkan Asep Saepuloh, 52, warga sekitar jembatan. Menurutnya, kondisi lalu lintas kini jauh lebih lancar dibanding sebelumnya.
“Dulu sering macet parah kalau ada truk bersimpangan. Sekarang sudah lebih lapang, lebih aman, dan kawasan terlihat lebih rapi karena tiang serta trotoar dicat ulang,” katanya.
Sementara itu, pengemudi ojek online Rudi Maulana, 28, juga merasakan manfaat renovasi.
“Kalau dulu order ke Dayeuhkolot malas karena jalannya rusak dan rawan macet. Sekarang lebih cepat, hemat bahan bakar, dan aman untuk penumpang,” tuturnya.
Diketahui, Jembatan Dayeuhkolot yang berdiri sejak 1951 ini mulai diperbaiki sejak Juli 2025.
Pekerjaan diawali pada jembatan sisi kanan meski target awal difokuskan di jembatan bailey sisi kiri.
Walau belum diresmikan secara resmi karena masih ada pekerjaan akhir, jembatan sudah mulai bisa digunakan pengendara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni