Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menhan Resmikan Kedatangan KRI Brawijaya-320, Kapal Perang Baru Buatan Italia untuk TNI AL

Siti Rohmah • Selasa, 9 September 2025 | 01:10 WIB
Kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Brawijaya-320 tiba di Tanah Air
Kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Brawijaya-320 tiba di Tanah Air

RADARTUBAN - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi menyambut kedatangan kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Brawijaya-320, di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9).

Kapal fregat canggih tersebut merupakan produksi perusahaan pertahanan Italia, Fincantieri, dan tiba setelah menempuh pelayaran selama 44 hari dari Italia menuju Indonesia.

Penyambutan dilakukan langsung oleh Menhan Sjafrie bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Rombongan kemudian meninjau sejumlah fasilitas kapal, mulai dari ruang kendali, lambung kapal, hingga helideck tempat digelarnya acara penerimaan resmi.

Dalam sambutannya di hadapan awak kapal, Sjafrie menyampaikan apresiasi atas kembalinya para personel ke tanah air.

Ia menegaskan bahwa kehadiran KRI Brawijaya-320 merupakan kebanggaan sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan maritim Indonesia.

“Atas nama Presiden selaku Panglima Tertinggi TNI, saya mengucapkan selamat datang. Atas nama seluruh rakyat Indonesia, kita berbangga hati menerima KRI Brawijaya-320,” ujar Sjafrie.

Ia juga berpesan agar para personel meningkatkan dedikasi dalam menjaga kedaulatan laut nasional.

Menurutnya, hadirnya kapal perang baru ini akan semakin memperkuat sistem pengawasan maritim demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KRI Brawijaya-320 sendiri memiliki panjang 143 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 32 knot.

Kapal ini mampu menampung hingga 171 personel dan dirancang sebagai fregat dengan kemampuan peperangan anti udara (Anti Air Warfare/AAW).

Desainnya mengedepankan fleksibilitas, modularitas, serta skalabilitas untuk menjawab kebutuhan operasional Angkatan Laut modern.

Selain itu, kapal juga dilengkapi sistem navigasi mutakhir dan combat system terintegrasi yang mencakup combat management system (CMS), sensor, senjata, komunikasi, serta sistem navigasi yang terhubung melalui jaringan berkecepatan tinggi.

Teknologi tersebut memungkinkan kapal beradaptasi dengan berbagai misi pertahanan di perairan Indonesia.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tni angkatan laut #tanjung priok #italia #KRI Brawijaya 320 #Sjafrie Sjamsoeddin #kapal perang #Kapal fregat #menteri pertahanan