Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Istana Pastikan Reshuffle Kabinet Prabowo Bukan Langkah Singkirkan Menteri Era Jokowi

Siti Rohmah • Selasa, 9 September 2025 | 21:11 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan

RADARTUBAN - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perombakan kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9) tidak bertujuan untuk menghapus jejak para menteri yang sebelumnya menjabat di era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo Hadi menanggapi pertanyaan awak media mengenai pencopotan sejumlah menteri yang pernah dilantik pada masa pemerintahan Jokowi.

"Enggak ada, enggak ada," ujar Pras, sapaan akrabnya, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, para menteri yang dilantik kali ini merupakan putra-putri terbaik bangsa yang dipilih langsung oleh Presiden Prabowo berdasarkan hak prerogatifnya.

"Enggak ada orang siapa, orang siapa. Mereka adalah putra terbaik bangsa Indonesia," jelas Pras.

Dalam reshuffle tersebut, Presiden Prabowo memberhentikan Sri Mulyani Indrawati dari jabatan Menteri Keuangan serta Dito Ariotedjo dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga.

Keduanya sebelumnya juga menjabat pada periode kedua pemerintahan Jokowi dan kembali dilantik di Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.

Posisi Menteri Keuangan kini diisi oleh Purbaya Yudhi Sadewa, sementara pengganti Dito Ariotedjo untuk kursi Menpora belum diumumkan.

Selain itu, Presiden Prabowo turut melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, serta Dahnil Azhar sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Untuk jabatan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Presiden menunjuk Muktaruddin.

Seluruh pengangkatan dan pemberhentian pejabat tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) No. 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024-2029.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#reshuffle #mensesneg #menteri keuangan #dito ariotedjo #menteri #Prasetyo Hadi #sri mulyani #Presiden Prabowo #Jokowi