Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nepal Putuskan Bubarkan Parlemen dan Bentuk Pemerintahan Sementara Dipimpin Sushila Karki

Siti Rohmah • Sabtu, 13 September 2025 | 20:35 WIB
Gedung Parlemen Nepal terbakar habis di Kathmandu, Jumat (12/9)
Gedung Parlemen Nepal terbakar habis di Kathmandu, Jumat (12/9)

RADARTUBAN – Presiden Nepal, Ram Chandra Poudel, memutuskan untuk membubarkan parlemen dan membentuk pemerintahan sementara.

Kursi perdana menteri sementara akan diisi oleh mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki.

Menurut laporan The Himalayan Times, keputusan ini disertai dengan pengumuman keadaan darurat sekaligus pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat yang beranggotakan 275 kursi.

Pelantikan Karki sebagai perdana menteri sementara dijadwalkan berlangsung Jumat (12/9) pukul 21.00 waktu setempat.

Baca Juga: Kemlu Pastikan Seluruh 125 WNI di Kathmandu Tetap Aman Ditengah Kerusuhan Besar Nepal yang Tewaskan 19 Orang,

Tekanan Generasi Muda

Kiran Pokharel, penasihat pers presiden, menyebut keputusan ini diambil untuk merespons tuntutan masyarakat, khususnya generasi muda yang tergabung dalam kelompok demonstran Generasi Z.

Mereka mendesak adanya perubahan politik setelah merasa tidak puas dengan pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga: PM Nepal KP Sharma Oli Mundur Usai Demo yang Larangan Media Sosial yang Tewaskan Warganya

Aksi Protes Berdarah

Gelombang protes besar-besaran yang berlangsung sejak Senin (8/9) berujung kerusuhan dan memaksa mundurnya pemerintahan Perdana Menteri KP Sharma Oli.

Menurut kepolisian, sedikitnya 51 orang tewas dalam kerusuhan tersebut, termasuk 3 aparat kepolisian, 21 demonstran, 18 warga sipil, serta 9 narapidana. Ratusan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Pembentukan pemerintahan sementara dengan Sushila Karki diharapkan dapat meredakan ketegangan politik dan menjadi jalan menuju transisi demokrasi yang lebih stabil. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Sushila Karki #Ram Chandra Poudel #perdana menteri sementara #membubarkan parlemen #presiden Nepal #KP Sharma Oli