RADARTUBAN- Heboh di media sosial sebuah akun yang menunjukkan harga outfit dari para pejabat negara beserta keluarganya yang memiliki nilai fantastis.
Akun @cabinetcouture_idn tersebut mengunggah foto-foto para pejabat seperti Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir, anggota komisi X DPR Verrel Bramasta, hingga ketua komisi IV DPR Siti Hediati.
Yang menjadi sorotan adalah harga setiap barang yang dikenakan oleh para pejabat dalam unggahan tersebut.
Kacamata yang digunakan oleh Verrel Bramasta ditafsir mencapai harga Rp 18.803.568 milik brand Louis Vuitton lengkap dengan pouch mewah dari brand Kelly depeches yang memiliki harga mencapai Rp 169.000.000.
Tas mewah juga dikenakan oleh Siti Hediati dari brand ternama Hermes yang memiliki nilai fantastis Rp 165.000.000, bahkan tak luput dari sorotan adalah jam tangan rolek mewah milik Adies Kadir yang memiliki harga Rp 808.431.000.
Tak hanya para pejabat para istri juga menjadi sorotan dari akun @cabinetcouture_idn. Seperti istri dari Wakil Presiden 2025 Gibran Rakabuming Raka.
Yang tampil mengenakan tas mewah dari Hermes dengan harga Rp 169.000.000, unggahan tersebut Selvi Ananda juga mengenakan sepatu mewah milik brand Loro Piana yang memiliki harga Rp 17.699.972 untuk sepasang sepatu.
Bahkan Iriana, istri Presiden Joko Widodo juga tidak lolos dari sorotan akun tersebut.
Dalam unggahannya akun @cabinetcouture_idn menunjukkan Iriana yang sedang mengenakan satu set perhiasan 18K Gold Diamond Burma Pigeon Blood Ruby Dubai.
Masing-masing memiliki harga yang sangat fantastis mulai dari kalung yang memiliki harga Rp 1.443.904.000, gelang dengan harga Rp 948.024.000, hingga sepasang anting Rp 430.920.000.
Selain mendapatkan dukungan dari para netizen yang berharap akun tersebut tidak hilang.
Asal-usulnya juga dipertanyakan, pada informasi akun, akun bernama @cabinetcouture_idn tersebut baru dibuat pada bulan September 2025.
"Tanggal dibuat September 2025. Basis akun di India," bunyi keterangan pada bagian informasi akun @cabinetcouture_idn.
Banyak juga yang beranggapan bahwa akun tersebut menggunakan basis Virtual Private Network (VPN).(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni