RADARTUBAN- Kerusuhan penjarahan rumah artis sekaligus politisi Uya Kuya turut menjadi sebuah ketakutan bagi putri sulung Uya Kuya.
Melalui akun instagram pribadinya @cintakuya, dia mengunggah sebuah tulisan yang berisikan kepanikannya atas penjarahan yang terjadi di rumahnya.
Atas unggahan tersebut Cinta Kuya justru mendapatkan banyak kritikan yang menjurus pada gaya bahasa penulisannya.
Dalam enam pesan yang ia unggah, warganet juga mempertanyakan substansi pesan yang dia buat.
Beberapa warganet menilai tulisan tersebut terlalu fokus dan hanya fokus pada dirinya sendiri.
"Walau aku memberi banyak bantuan juga, tapi tetap tidak mau," Isi tulisan Cinta Kuya dalam salah satu pesannya.
"Aku dan kucing papa di Jakarta sudah berusah menghubungi mereka untuk mengirimkan makanan, bahkan menengok kucing-kucing kita saja tidak digubris." isi pesan lainnya.
Atas hal tersebut latar belakang pendidikan Cinta dikuliti oleh warganet yang penasaran dengan gaya tulisan Cinta Kuya padahal ia sedang menjalani pendidikan tinggi di luar negeri.
Saat ini, Cinta Kuya sedang berkuliah di University of Southern Calinorbia (USC). Ia juga sempat menempuh pendidikan di Pasadena City College, Los Angeles, selama dua tahun.
Latar belakang pendidikan Cinta Kuya tersebut semakin membuat para warganet heran.
Para warganet menyoroti gaya komunikasinya lewat tulisan yang sangat berbeda jauh dengan pendidikan yang sedang ia tempuh.
"Amrik loh itu, Amrik," komentar netizen.
"Bahkan dia enggak tahu cara makai titik koma," tulis netizen lainnya.
"I think you need a ghost writer, jelek banget tulisannya ????????," kata yang lainnya.
Meskipun begitu pada caption unggahan tersebut Cinta Kuya menyelipkan permintaan maaf jika dalam pesannya terdapat kesalahan penulisan.
"Aku minta maaf kalau ada typo/salah tulis dan aku terima kasih untuk teman teman yang memberi waktu untuk baca cerita aku. Terima kasih banyak," tulis Cinta Kuya.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni