Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gempa 6,6 Guncang Nabire Tengah Malam! Warga Panik, BMKG Ungkap Fakta Mencengangkan

Tulus Widodo • Jumat, 19 September 2025 | 13:42 WIB
Ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa

RADARTUBAN – Kamis (19/9) dinihari menjadi momen yang tak terlupakan bagi warga Nabire, Papua Tengah.

Getaran keras sekitar pukul 01.19 WIB memaksa mereka berhamburan keluar rumah, bahkan ada yang memilih bertahan di luar hingga pagi.

Data resmi BMKG mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 itu berpusat di koordinat 3,47 LS – 135,49 BT atau sekitar 29 km barat laut Nabire, Papua Tengah, dengan kedalaman hanya 24 km.

BMKG melalui laman resminya, inatews.bmkg.go.id, menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada.

“Gempa dirasakan cukup kuat karena kedalamannya dangkal. Potensi gempa susulan tetap ada, jadi masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Getaran yang terjadi di kedalaman dangkal itu membuat warga sontak terbangun dari tidur. Banyak yang lari keluar rumah sambil berteriak, khawatir akan gempa susulan.

Meski BMKG menegaskan gempa tidak berpotensi tsunami, dampaknya tetap terasa.

Beberapa warga melaporkan dinding retak, barang-barang pecah, hingga jaringan listrik padam sesaat setelah guncangan.

“Kenceng sekali, barang-barang jatuh, semua orang lari ke jalan,” ujar Riko, salah satu warga Nabire.

Papua Tengah “Duduk” di Atas Sabuk Gempa Aktif

Para ahli gempa mengingatkan, wilayah Papua merupakan salah satu zona paling aktif di Indonesia. Pergerakan lempeng di wilayah ini kerap memicu gempa kuat.

“Magnitudo 6,6 ini tergolong besar. Kalau pusat gempa dangkal seperti ini, risiko kerusakan bisa tinggi,” ujar seorang seismolog yang dihubungi secara terpisah.

Sejauh laporan dini pagi ini, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

Namun, aparat BPBD dan TNI-Polri disebut sudah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen.

Warga Diminta Tak Panik Tapi Siaga

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu atau kabar hoaks yang sering beredar pascagempa.

“Pastikan informasi hanya dari BMKG atau kanal resmi pemerintah,” tegas pihak BMKG.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Tengah juga menyiagakan posko darurat jika terjadi gempa susulan atau kerusakan parah. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Gempa Bumi #tsunami #BMKG #nabire #papua tengah