Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemerintah Targetkan 20 Ribu Koperasi Desa Dapat Pembiayaan Rp 3 Miliar Tahun 2025

Siti Rohmah • Jumat, 19 September 2025 | 18:35 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kiri) dan Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kiri) dan Wakil Menteri Koperasi Farida Faricha

RADARTUBAN - Pemerintah menargetkan sebanyak 20 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menerima pembiayaan pada tahun 2025 sebagai langkah mempercepat operasional 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan, setiap koperasi akan memperoleh plafon pembiayaan hingga Rp3 miliar.

Dana tersebut dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi pembangunan infrastruktur, seperti gudang penyimpanan dan pengadaan armada operasional.

“Target awalnya adalah 20 ribu koperasi Merah Putih yang akan dibangun secara ideal,” ujar Ferry dalam keterangan usai serah terima jabatan Wakil Menteri Koperasi di kantor Kemenkop, Jakarta, Kamis.

Untuk memperlancar pencairan pembiayaan, Ferry menyebut pemerintah tengah merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Revisi ini dimaksudkan untuk memangkas hambatan birokrasi, termasuk kewajiban memperoleh persetujuan kepala daerah dan musyawarah desa khusus (musdesus) pada setiap pengajuan proposal bisnis koperasi.

Selain itu, pemerintah akan menggelar sosialisasi kepada dinas terkait, bersama BUMN dan bank penyalur, guna memastikan pengurus koperasi memahami standar penyusunan proposal serta mekanisme pencairan.

Ferry menambahkan, sejauh ini sebanyak 1.064 proposal koperasi telah diajukan ke bank Himbara, dan 100 koperasi sudah mulai beroperasi sebagai percontohan dalam tahap pengembangan awal.

Untuk mendukung program ini, pemerintah mengalokasikan Rp 16 triliun dari sisa anggaran lebih (SAL) APBN 2025 yang ditempatkan di bank-bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BSI.

Di samping itu, dana negara sebesar Rp200 triliun juga telah ditempatkan pada lima bank, yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI, guna memperkuat program pembiayaan koperasi tersebut.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#koperasi #pembiayaan #investasi pembangunan #Koperasi Merah Putih #menteri koperasi