Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

IHSG Ngebut di Akhir Pekan! Indeks Tembus 8.051, Pasar Riuh, Investor Panen Cuan

Tulus Widodo • Sabtu, 20 September 2025 | 00:34 WIB
IHSG catat rekor baru di 8.051, kapitalisasi pasar sentuh Rp 14.661 triliun
IHSG catat rekor baru di 8.051, kapitalisasi pasar sentuh Rp 14.661 triliun

RADARTUBAN – Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Jumat (19/9) dengan pesta kemenangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menembus level psikologis 8.050 setelah melesat 42,68 poin atau 0,53 persen ke posisi 8.051,118.

Lonjakan ini terjadi setelah IHSG sempat goyah di sesi awal dan menyentuh titik terendah harian di 7.983,357.

Namun, menjelang penutupan, aksi beli menggila membuat indeks menanjak tajam bak roket.

Baca Juga: IHSG Rontok di Sesi 2! Aksi Jual Massal Bikin Level 8.000 Nyaris Ambruk. Bagaimana Prospek Kedepannya?

Volume Perdagangan Membengkak

Data RTI mencatat, volume transaksi mencapai 50,14 miliar saham dengan nilai fantastis Rp 69,50 triliun.

Kapitalisasi pasar pun ikut terdongkrak ke Rp 14.661,68 triliun – mencetak rekor baru untuk bursa domestik.

“Ini sinyal kuat bahwa pelaku pasar kembali percaya diri setelah gejolak eksternal mereda. Lonjakan di menit-menit akhir menandakan ada masuknya dana besar (big fund flow),” ujar seorang analis pasar modal.

Dari total emiten yang diperdagangkan, 301 saham menguat, 350 melemah, dan 148 stagnan.

Artinya, reli IHSG lebih ditopang saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) ketimbang reli merata.

Sektor Perindustrian Jadi Motor Reli

Sektor perindustrian menjadi bintang dengan lonjakan 4,55 persen, disusul barang baku 1,87 persen, barang konsumen non-primer 1,26 persen, dan energi 1,05 persen.

Sektor kesehatan (+0,75 persen), infrastruktur (+0,67 persen), dan teknologi (+0,04 persen) juga ikut memberi kontribusi.

Sebaliknya, sektor properti justru menjadi batu sandungan dengan penurunan 1,09 persen, diikuti barang konsumen primer (-0,40 persen) dan transportasi (-0,22 persen).

Saat IHSG menguat, ada lima saham naik paling tinggi alias memberikan cuan paling besar.

Di antaranya, saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) dengan penguatan mencapai 34,92 persen dan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 34,92 persen.

Saham lainnya yang melesat yakni saham PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) melonjak 34,56 persen, PT Tanah Laut Tbk (INDX) melejit 28,09 persen, dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) melesat 25,00 persen.

Analisis Teknikal: 8.050 Jadi Kunci

Secara teknikal, level 8.050 kini menjadi resistance penting yang berhasil ditembus IHSG.

Jika bertahan di atas level ini pada perdagangan awal pekan depan, peluang reli berlanjut ke 8.100–8.150 terbuka lebar.

Namun, analis mengingatkan potensi aksi ambil untung. Support terdekat berada di 8.000, dan bila ditembus, indeks berisiko kembali menguji 7.950.

“Yang sudah cuan sebaiknya mulai mengamankan profit sebagian. Investor yang ingin masuk lebih baik menunggu pullback sehat agar mendapat harga lebih ideal,” imbuh analis tersebut.

Dengan reli ini, IHSG memberi sinyal positif menjelang akhir kuartal, memicu optimisme bahwa pasar modal Indonesia siap mencetak rekor baru sebelum tutup tahun. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#investor #saham #indeks harga saham gabungan #ihsg #perdagangan #bursa efek indonesia