RADARTUBAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan deteksi Siklon Tropis Ragasa yang kini berada di wilayah perairan Indonesia. Siklon ini diperkirakan meningkat ke kategori 3 dalam 24 jam ke depan.
Siklon Tropis Ragasa awalnya terbentuk dari bibit siklon tropis di Laut Filipina timur, utara Papua, pada Kamis (18/9).
BMKG melaporkan posisi terkini siklon berada di Laut Filipina timur, di sekitar Maluku Utara, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 102 kilometer per jam dan tekanan udara minimum sekitar 985 hPa.
Menurut Ramdhani, pejabat BMKG, dalam waktu 24 jam mendatang kecepatan angin maksimum Siklon Ragasa diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 75 knot atau 139 kilometer per jam, sehingga siklon ini naik ke kategori 3.
Tekanan udara minimum diperkirakan menurun menjadi 965 hPa. Siklon ini bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah perairan Indonesia.
Walaupun siklon ini menjauhi wilayah Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem tidak langsung.
Seperti hujan deras disertai angin kencang dan kenaikan gelombang laut di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG terus memantau perkembangan Siklon Tropis Ragasa secara intensif dan akan memberikan informasi terkini secara berkala agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama