Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gaji ASN, TNI, Polri Naik Lagi! Presiden Prabowo Gaspol, Guru dan Nakes Jadi Prioritas

Tulus Widodo • Senin, 22 September 2025 | 23:50 WIB
Ilustrasi menghitung uang rupiah. Uang beredar di Indonesia kembali mencatatkan pertumbuhan pada Mei 2025.
Ilustrasi menghitung uang rupiah. Uang beredar di Indonesia kembali mencatatkan pertumbuhan pada Mei 2025.

RADARTUBAN – Presiden Prabowo Subianto memastikan kabar yang ditunggu jutaan aparatur negara akhirnya jadi kenyataan: gaji ASN, TNI/Polri, hingga pejabat negara resmi naik.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang berlaku mulai 30 Juni 2025.

Menariknya, kenaikan gaji bukan sekadar janji manis, tapi masuk sebagai salah satu dari delapan Program Hasil Terbaik Cepat yang jadi prioritas kerja pemerintah 2025, tepatnya di poin keenam.

“Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), TNI/Polri, dan pejabat negara,” demikian bunyi lampiran Perpres 79/2025 dikutip dari Kumparan.

10 Tahun Terakhir Baru Naik Tiga Kali

Langkah ini menjadi sinyal politik sekaligus kebijakan ekonomi yang berani. Pasalnya, penyesuaian gaji ASN bukanlah tradisi rutin tiap tahun.

Dalam 10 tahun terakhir, pemerintah hanya tiga kali menaikkan gaji: 2015, 2019, dan 2024.

Kenaikan kali ini diyakini jadi “vitamin” bagi daya beli masyarakat, terutama kalangan guru, tenaga kesehatan, hingga aparat negara yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik.

Di sisi lain, beban fiskal negara tentu akan membengkak – dan ini akan jadi pekerjaan rumah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menjaga defisit agar tidak kebablasan.

Produktivitas ASN Harus Meningkat

Kebijakan ini diprediksi ikut mendorong konsumsi rumah tangga, yang merupakan mesin utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, pengamat mengingatkan agar pemerintah tidak sekadar jor-joran belanja gaji, tapi memastikan produktivitas ASN juga naik seiring kenaikan penghasilan.

“Ini kabar baik, tapi jangan sampai hanya jadi ‘hadiah’ tanpa mendorong perbaikan kinerja birokrasi,” sindir salah satu ekonom kebijakan publik.

Dengan keputusan ini, Prabowo mengirim pesan jelas: pemerintahannya serius memberi perhatian pada kesejahteraan aparatur negara.

ASN boleh mulai tersenyum, tapi publik tentu akan menagih: apakah layanan publik bakal ikut naik kualitasnya?

Box Insight : Dampak Fiskal Kenaikan Gaji ASN 2025

Beban APBN:

Kenaikan gaji ASN, TNI/Polri, dan pejabat negara diperkirakan menambah belanja pegawai hingga ratusan triliun rupiah. Jika kenaikan rata-rata 8-10 persen, belanja pegawai bisa melonjak 5–6 persen dari APBN 2025.

Efek Ekonomi:

Risiko:

Photo
Photo
Editor : Amin Fauzie
#2025 #tenaga kesehatan #pejabat negara #kenaikan gaji #guru #prabowo subianto #daya beli masyarakat #dosen #ASN