Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang Minta Maaf Usai 6.452 Siswa Keracunan Makan Bergizi Gratis

Asmaul Yuli Wijayanti • Sabtu, 27 September 2025 | 17:56 WIB
Nanik Deyang, Wakil Kepala BGN menangis usai minta maaf banyak siswa keracunan MBG.
Nanik Deyang, Wakil Kepala BGN menangis usai minta maaf banyak siswa keracunan MBG.

RADARTUBAN - Akhir-akhir ini sejak dijalankannya program makan bergizi gratis (MBG) banyak siswa sekolah yang dilaporkan keracunan makanan dari menu yang disediakan.

Menanggapi hal tersebut Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) , Nanik Deyang menyampaikan permintaan maaf kepada ribuan siswa sekolah yang mengalami keracunan.

"Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama BGN atas nama seluruh SPPG di Indonesia, saya mohon maaf, saya seorang ibu melihat gambar gambar di video sedih hati saya," kata Nanik.

Dalam kesempatan tersebut Nanik berjanji, bahkan kejadian tersebut tidak akan terulang lagi.

Hal tersebut karena tidak hanya soal angka namun nyawa.

Dia juga mengatakan bahwa BGN mengakui atas kesalahan dan kelalaian yang mereka lakukan.

"Tetapi satu nyawa pun, satu anak pun sakit itu adalah menjadi tanggung jawab kami, kesalahan kami sebagai pelaksana untuk harus memperbaikinya secara total. Sekali lagi pada anak anak saya tercinta se-Indonesia dan juga orang tua, saya mohon maaf atas nama BGN dan janji tidak akan lagi terjadi," tuturnya.

Hingga saat ini jumlah korban keracunan MBG terus meningkat.

Sebanyak dua daerah telah menetapkan kasus kejadian luar biasa (KLB) yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Mamuju.

Per 22 September BGN mencatat sebanyak 4.711 orang di berbagai daerah di Indonesia menjadi korban keracunan MBG.

Meliputi wilayah I Sumatra sebanyak 1.281 orang, wilayah II Jawa sebanyak 2.606 orang, dan wilayah III Kalimantan, Bali, Sulawesi, NTT, Maluku, serta Papua sebanyak 824 orang.

Per 21 September 2025 Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) juga mencatat sebanyak 6.452 orang di seluruh Indonesia menjadi korban keracunan MBG.

Jawa Barat menjadi daerah tertinggi dengan total korban sebanyak 2.012 orang, I Yogyakarta sebanyak 1.047 orang, Jawa Tengah 722 orang, Bengkulu mencapai 539 orang, serta Sulawesi Tengah sebanyak 446 orang.

Pada Jumat (26/9) data bertambah sebanyak 103 siswa di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang keracunan usai menyantap menu MBG.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#BGN #Makan Bergizi Gratis #evaluasi #badan gizi nasional #Mbg #keracunan