Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belanda Kembalikan Fosil Homo Erectus Trinil Ke Indonesia Setelah 130 Tahun Tersimpan Disana

M Robit Bilhaq • Senin, 29 September 2025 | 04:10 WIB
Menteri kebudayaan RI Fadli Zon terima pengembalian fosil dari Belanda
Menteri kebudayaan RI Fadli Zon terima pengembalian fosil dari Belanda

RADARTUBAN - Setelah 130 tahun tersimpan di Belanda, koleksi fosil temuan Eugene Dubois akhirnya resmi dikembalikan ke Tanah Air.

Fadli Zon selaku menteri kebudayaan Republik Indonesia yang menerima langsung dokumen pengembalian koleksi purba tersebut dari pemerintah Belanda, yang dilakukan dalam upacara resmi di Museum Naturalis, Leiden, Belanda.

Dokumen koleksi purba tersebut adalah Fosil manusia purba yang dijuluki “Manusia Jawa” yang dahulunya ditemukan ahli anatomi Belanda Eugène Dubois di Trinil, Ngawi, Jawa Tengah pada 1891 dan setelah itu disimpan di museum di Belanda.

Selain fosil Manusia Jawa, Belanda juga akan mengembalikan sekitar 28.000 fosil atau spesimen dari koleksi Dubois, termasuk fosil yang ditemukan Dubois di Sumatra dan Jawa, Yang elama ini koleksi tersebut dikelola oleh Naturalis Biodiversity Center.

Serah terima yang dilakukan tersebut bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Belanda, yang menjadi momentum penting diplomasi budaya kedua negara.

Indonesia Diakui Sebagai Salah Satu Peradaban Tertua

Menurut menteri kebudayaan Republik Indonesia, pengembalian koleksi yang dilakukan bukan hanya sekadar pemindahan benda sejarah, tetapi juga menjadi pengakuan atas peradaban Nusantara sebagai salah satu yang tertua di dunia.

"Hari ini kita menutup jurang sejarah dan memulihkan martabat pengetahuan yang lahir dari Trinil," ujar Fadli Zon Minggu (28/9).

Fadli Zon menegaskan, langkah ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan diplomasi budaya Indonesia.

"Kepulangan Koleksi Dubois adalah bukti bahwa diplomasi budaya Indonesia bekerja, kepemilikan sah NKRI diakui, dan akses riset dunia tetap terjaga," ungkap Fadli Zon.

Fadli Zon juga menjelaskan bahwa pemulangan koleksi Dubois adalah hasil kerja panjang Tim Repatriasi Kementerian Kebudayaan.

Riset mendalam dan perundingan intensif dengan Colonial Collections Committee (CCC) Belanda telah dilakukan sejak awal 2025 untuk memastikan kepulangan koleksi secara sah dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Gouke Moes menyampaikan komitmen negaranya untuk melakukan repatriasi koleksi kolonial secara transparan dan bertanggung jawab.

Dia menilai pengembalian koleksi Dubois ke Indonesia sebagai langkah penting dalam hubungan budaya kedua negara.

Pengembalian fosil homo erectus tersebut juga disambut baik oleh Harry Widianto, selaku arkeolog di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Saat ini kita berbangga dengan holotipe Homo erectus yang telah kembali ke tanah asalnya setelah lebih dari satu abad merantau ke Eropa dan melengkapi secara signifikan koleksi temuan manusia purba Homo erectus di Pulau Jawa sebagai salah satu tempat evolusi manusia di dunia,” ujar Harry “Welcome home again, Pithecanthropus erectus!”. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Manusia Jawa #Eugene Dubois #belanda #Fosil Manusia Purba #Indonesia #fadli zon