Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bebas dari Kasus Hukum, Apple Tetap Dibayangi Sorotan Mengenai Kesejahteraan Pekerjanya

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 29 September 2025 | 16:36 WIB
Kasus buruh Apple belum usai, Tim Cook bebas di AS, tapi laporan pekerja Foxconn ungkap dugaan lembur paksa dan ancaman pemotongan gaji.
Kasus buruh Apple belum usai, Tim Cook bebas di AS, tapi laporan pekerja Foxconn ungkap dugaan lembur paksa dan ancaman pemotongan gaji.

RADARTUBAN - Tim Cook, CEO Apple baru-baru ini terbebas dari tuduhan pelanggaran hak buruh yang sempat membayanginya sejak tahun 2021 lalu.

Dewan Buruh AS mencabut seluruh klaim yang menuding Tim Cook telah melanggar UU ketenagakerjaan.

Sebelumnya klaim ini diajukan setelah CEO Apple tersebut mengirimkan sebuah email peringatan keras ke karyawan.

Dalam email tersebut tertulis siapa saja yang kedapatan menyebarkan informasi perusahaan tidak akan lagi memiliki masa depan di Apple.

Pernyataan tersebut dianggap menjadi bentuk intimidasi yang mengekang hak-hak pekerja. Tetapi setelah dilakukan penyelidikan selama bertahun-tahun, tuduhan itu resmi dibatalkan.

Jelas keputusan dari Dewan Buruh tersebut menuai banyak kritik termasuk dari aktivis buruh Janneke Parrish.

Dia mengatakan, pencabutan ini sebagai langkah kemunduran dan mengindikasikan perusahaan besar mampu lolos dari jeratan hukum ketenagakerjaan.

Meskipun telah lolos dari jeratan hukum, Apple belum sepenuhnya bebas dari sorotan publik.

Pasalnya, media Tiongkok, China Labor Watch menuduh Apple melakukan pelanggaran serius di fasilitas Foxconn yang terletak di Zhengzhou.

Fasilitas yang memproduksi iPhone 17 itu disebut memaksa pekerja untuk lembur tanpa persetujuan terlebih dahulu, serta diancam potong gaji.

Jika pekerja menolak, mereka beresiko tidak digaji sama sekali oleh perusahaan.

Laporan itu juga mengatakan bahwa perwakilan Aople mengetahui kondisi tak mengenakan tersebut, hanya saja mereka lebih memilih untuk diam.

Setelah laporan tersebut mencuat, pihak Apple tengah membentuk tim investigasi internal untuk melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

Perusahaan asal Cupertino itu menegaskan komitmen mereka terhadap kesejahteraan para pekerjanya.

Kasus ini menunjukkan, meski bebas dari jeratan hukum di AS, tantangan Apple dalam hal hak buruh masih jauh dari selesai. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#tim cook #Amerika Serikat #buruh #tiongkok #apple