Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Wagub Jatim dan Bupati Sidoarjo Pantau Proses Evakuasi

Asmaul Yuli Wijayanti • Selasa, 30 September 2025 | 05:24 WIB
Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo Pantau Proses Evakuasi.
Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Roboh, Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo Pantau Proses Evakuasi.

RADARTUBAN - Bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Desa Buduran, Sidoarjo, yang roboh pada, Senin (29/9) sekitar pukul 15.35 WIB, beberapa saksi mengatakan bangunan 3 lantai pondok tersebut roboh saat jamaah sedang melaksanakan sholat ashar.

Sebanyak 30 mobil ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian, serta dua eskavator dikerjakan untul mengangkat puing-puing bangunan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turut meninjau langsung lokasi kejadian.

Emil mengatakan bahwa masih ada korban yang tertimbun di bawah runtuhan bangunan.

“(Evakuasi) tidak berhenti sampai (korban) selamat. Operasi ini juga berisiko karena bangunan ini masih tidak stabil. Ini masih dipastikan, ada yang kreak-kreak di dalam itu yang harus kita pastikan,” ujar Emil Dardak.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah menyiapkan beberapa bantuan bagi para korban yang telah berhasil diselamatkan maupun yang belum ditemukan.

Selain Wakil Gubernur Emil Dardak, terlihat pula Bupati Sidoarjo, Subandi yang turut memantau langsung evakuasi korban runtuhan bangunan Ponpes Al Khoziny.

"Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo (DPUBMSDA), mulai jam 4 sore tadi, kita sudah berupaya membantu (melakukan evakuasi korban yang terjebak di reruntuhan)," tutur Subandi.

Subandi juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, akan terus memantau jalannya proses evakuasi hingga seluruh korban yang tertimpa bangunan ditemukan.

"Kita instruksikan teman-teman BPBD untuk semaksimal mungkin melakukan evakuasi. Kita masih tunggu karena di dalam ini, di belakang, karena saya dengar ada yang meninggal, ada yang luka-luka," ujar Subandi.

Hingga saat ini tim SAR Surabaya, terus melakukan evakuasi.

Sebanyak 4 korban telah berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, sedangkan korban lainnya belum berhasil di evakuasi dan masih terdengar suara rintihan para korban yang tertimbun bangunan.

"Kami tidak bisa meastikan jumlahnya, yang pasti banyak terdengar suara tangisan dari dalam. Tadi di Ponpes ini yang berhasil terevakuasi 4 orang, dibawa ke RS terdekat," ujar Nanang Kepala SAR Surabaya. (*/tia)

 

Editor : radar tuban digital
#emil elestiano dardak #Runtuhan Bangunan #roboh #bupati #pondok pesantren #Subandi #sidoarjo #pemerintah #bangunan #Jawa Timur #korban #evakuasi #kabupaten