RADARTUBAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (5/10) malam.
Pertemuan tersebut digelar untuk membahas berbagai program prioritas nasional, khususnya mengenai swasembada pangan dan ketahanan energi.
Dilansir dari Antara, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, rapat terbatas tersebut menjadi forum bagi para menteri untuk melaporkan perkembangan pelaksanaan program pemerintahan, termasuk kendala yang dihadapi di lapangan.
"Seperti biasa, malam ini Bapak Presiden memanggil beberapa menko dan menteri untuk melaporkan capaian program-program prioritas serta membahas hambatan yang perlu segera dicarikan solusi," ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di depan kediaman Presiden, Minggu malam.
Menurut Prasetyo, dalam pertemuan tersebut, sejumlah menteri juga menyampaikan sejumlah usulan yang telah mendapatkan persetujuan langsung dari Presiden Prabowo.
Namun, Menteri Sekretaris Negara tersebut belum membeberkan rincian mengenai usulan yang disetujui tersebut.
"Nanti akan diumumkan pada waktunya," ujarnya singkat.
Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa fokus utama rapat malam ini mencakup isu-isu strategis seperti kemandirian pangan, ketahanan energi, serta pemberdayaan sektor perikanan.
Presiden menekankan pentingnya menjamin ketersediaan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.
"Pangan merupakan hal utama bagi bangsa ini. Kita harus memastikan ketersediaan dan kemandirian pangan nasional. Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya memiliki roadmap yang jelas dalam memperkuat ketahanan energi," tutur Prasetyo.
Prasetyo menambahkan, rapat juga membahas program padat karya di sektor perikanan yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan konsumsi protein masyarakat melalui hasil laut.
"Selain membuka lapangan pekerjaan, sektor perikanan memiliki potensi ekonomi besar. Melalui program padat karya, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan asupan protein dari ikan bisa lebih optimal," jelasnya.
Beberapa pejabat yang hadir dalam rapat terbatas tersebut antara lain: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (*lia)
Editor : radar tuban digital