RADARTUBAN - Dua prajurit TNI gugur selama rangkaian persiapan HUT ke-80 TNI.
Keduanya adalah prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) bernama Pratu Johari Alfarizi yang tewas setelah terjatuh dari atas Tank Marder saat diangkut oleh transporter.
Pratu Johari terjatuh dari ketinggian 4 meter dan mengalami patah leher pada Sabtu (4/10).
Sebelumnya pada Kamis (2/10) Angkatan Laut, Praka (Mar) Zaenal Mutaqim berasal dari Detaseman Intai Para Amfibi 1 Korps Marinir gugur sesaat setelah mengalami insiden dalam Presidential Inspection yang berlangsung di Perairan Teluk Jakarta.
Dia meninggal dunia setelah beberapa hari mendapatkan perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto.
Mengetahui hal tersebut Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, memastikan bahwa kedua prajurit yang gugur akan mendapatkan santunan yan berasal dari PT Asabri serta kenaikan pangkat anumerta.
Mengutip dari jawapos.com pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sjafrie saat ditemui awak media di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Jenderal Besar Soedirman pada Selasa (7/10).
”Dapat santunan dari Asabri, satu orang untuk keluarga Rp 350 juta dan kenaikan pangkat luar biasa,” ujar Sjafrie. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama