RADARTUBAN - Pada saat puncak perayaan HUT ke-80 TNI pada (5/10), seluruh pasukan TNI angkatan Darat, laut, dan udara serentak mengenakan seragam dinas lapangan (PDL) terbaru yang menampilkan pola kamuflase digital hijau sage.
Sebelumnya TNI telah resmi mengganti seragam PDL, yakni Loreng Malvinas, yang telah digunakan sejak tahun 1982.
Seragam baru ini dirancang agar lebih efektif untuk penyamaran, terutama ketika digunakan oleh prajurit yang menyelinap di hutan maupun medan operasi tertentu.
Salah satu dasar perubahan tersebut karena pakaian dinas lapangan (PDL) TNI sebelumnya terlihat terlalu hijau untuk misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dilansir dari Kompas, hal tersebut diungkapkan langsung Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, ia menyebut keputusan perubahan tersebut telah disesuaikan dengan medan di lapangan dan hasil riset kebutuhan TNI.
“Mana yang paling cocok dari sisi kamuflase,” tutur Hasanuddin, Selasa (7/10), saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Pola pada seragam baru TNI terlihat lebih padat, sehingga tidak hanya memberikan kamuflase yang baik saja akan tetapi juga terlihat lebih modern. (*/lia)
Editor : radar tuban digital