Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari YouTuber Jadi Pengusaha: Guntur Eks LDP Sukses Besarkan Hoto, Minuman Multigrain Populer

Imanda Najwa Kirana Dewi • Kamis, 9 Oktober 2025 | 12:10 WIB
Guntur, eks YouTuber LDP, kini pendiri brand minuman HOTO.
Guntur, eks YouTuber LDP, kini pendiri brand minuman HOTO.

RADARTUBAN – Siapa sangka, Guntur, sosok yang dulu dikenal lewat kanal YouTube populer Last Day Production (LDP) — kini menjelma menjadi pengusaha sukses di dunia kesehatan.

Bersama rekannya, Pau, Guntur mendirikan Hoto, merek minuman multigrain yang kini merajai pasar berkat strategi jujur, konten tulus, dan visi hidup sehat yang kuat.

Dari Dunia Komedi ke Dunia Kesehatan

Keputusan meninggalkan LDP bukan hal mudah bagi Guntur. Setelah bertahun-tahun memproduksi video sketsa komedi yang digandrungi anak muda, ia mulai merasa jenuh dan kehilangan arah.

“Produksi konten itu melelahkan. Nulis, syuting, editing, sampai urusan deal dengan brand. Lama-lama saya kehilangan kendali atas hidup sendiri,” ujarnya dalam sesi wawancara bersama komedian Raditya Dika di kanal YouTube-nya.

Selain kelelahan kreatif, Guntur juga menghadapi krisis kesehatan.

Ia sempat mengalami obesitas dan mulai sadar bahwa gaya hidup bebas di usia 20-an tidak bisa terus dibawa hingga usia 30-an.

Dari sanalah lahir ide untuk menciptakan produk yang merefleksikan perjalanannya memperbaiki diri — dan Hoto pun lahir.

Ujian Berat di Awal Perjalanan Bisnis

Seperti banyak pengusaha lain, Guntur tidak langsung menikmati manisnya kesuksesan.

Di awal berdiri, Hoto sempat goyah. Penjualan tidak sesuai harapan, bahkan Guntur harus menjual mobil sport impiannya demi menutup kebutuhan modal.

“Mobil itu dulu simbol keberhasilan saya sebagai kreator. Tapi ternyata, justru melepasnya yang membuat saya benar-benar berhasil sebagai pengusaha,” kenangnya.

Krisis kepercayaan juga sempat menimpa Hoto. Saat konsumen menemukan perbedaan kadar gula pada label produk, publik mulai meragukan integritas brand tersebut.

Namun alih-alih menutupi masalah, tim Hoto memilih bersikap transparan.

Mereka melakukan uji laboratorium rutin dua kali sebulan dan memperbarui label produk secara terbuka. Langkah berani ini justru membuat publik semakin percaya.

Strategi Digital yang Otentik

Guntur percaya bahwa “konten adalah raja”, tapi bukan sekadar iklan berbayar.

Menurutnya, kunci sukses Hoto terletak pada konten yang tulus dan relevan, bukan promosi agresif.

“Kalau kontennya benar-benar membantu orang, hasilnya akan jauh lebih efisien dari strategi marketing biasa,” jelasnya.

Menariknya, selama enam bulan pertama Hoto dipasarkan tanpa menampilkan wajah para pendirinya.

Namun penjualan baru melonjak saat Guntur dan Listya Magdalena mulai muncul dalam konten dan berbicara langsung kepada konsumen.

Kehadiran mereka yang autentik terbukti memperkuat kepercayaan publik di era digital yang sarat pencitraan.

Dominasi di Pasar Kesehatan

Data dari Kompas Data Insight Center menunjukkan dominasi Hoto di industri minuman kesehatan.

Permintaan produk grain dan multigrain meningkat 92 persen pada semester pertama tahun ini, dan Hoto menguasai sekitar 66 persen pangsa pasar — menjadikannya pemimpin pasar di kategori tersebut.

Tingkat repeat order Hoto juga paling tinggi dibandingkan produk sejenis.

“Kami ingin menjawab keresahan masyarakat soal pola makan yang buruk dan defisiensi serat. Hoto bukan cuma produk, tapi gaya hidup yang lebih sadar dan seimbang,” ujar Guntur.

Profesional Meski Sudah Tak Bersama

Kisah kerja sama Guntur dan Listya Magdalena juga mencuri perhatian publik.

Meski keduanya merupakan mantan pasangan romantis, mereka mampu menjaga profesionalitas berkat komunikasi terbuka dan dukungan dari pasangan masing-masing.

“Kami berdua berangkat dari semangat yang sama — menciptakan sesuatu yang berarti, bukan sekadar viral,” tuturnya.

Jujur, Konsisten, dan Tulus

Bagi Guntur, kesuksesan sejati bukan hanya soal angka penjualan. Ia menegaskan bahwa nilai kejujuran, kesehatan, dan niat baik adalah fondasi utama bisnisnya.

“Kalau kamu tulus bikin sesuatu yang berguna, orang akan datang dengan sendirinya. Sama seperti dulu waktu bikin video — yang penting niatnya benar,” katanya menutup wawancara.

Kini, Guntur telah membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jumlah viewers, tetapi dari seberapa besar dampak yang bisa diberikan kepada orang lain.

Dari dunia YouTube ke dunia bisnis, perjalanannya menjadi bukti bahwa setiap transformasi besar berawal dari satu hal sederhana: niat untuk menjadi lebih baik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kreator #minuman multigrain #pengusaha #Hoto #guntur #LDP