Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Khofifah Dorong Pembinaan Jangka Panjang Kafilah STQHN Demi Lahirkan Generasi Qur’ani Jawa Timur

Bihan Mokodompit • Jumat, 10 Oktober 2025 | 04:16 WIB
Gubernur Khofifah Indar parawansa saat melepas para Kafilah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Khofifah Indar parawansa saat melepas para Kafilah Provinsi Jawa Timur.

RADARTUBAN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya pembinaan jangka panjang bagi para kafilah STQHN agar mampu menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam lomba, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara pelepasan kafilah STQHN Provinsi Jawa Timur menuju ajang STQHN 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu malam (8/10).

“Yang akan berlaga di Kendari, semua mendapatkan kekuatan untuk tampil prima, dan Jawa Timur dapat menjadi number one,” pesan Khofifah Indar Parawansa penuh semangat.

Dalam sambutannya, Gubernur menyebut bahwa kesuksesan kafilah STQHN tidak hanya bergantung pada kemampuan individu peserta, tetapi juga pada proses pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten oleh para pelatih dan mentor.

Apresiasi untuk Para Mentor dan Pelatih

Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembina, pelatih, dan mentor yang telah berperan penting dalam mempersiapkan peserta.

Khofifah menilai bahwa ilmu dan keteladanan yang mereka berikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi Qur’ani di Jawa Timur.

“Terima kasih kepada semua mentor dan coach yang luar biasa. Ilmu yang dimiliki mohon terus ditularkan, karena proses mentransformasikan keilmuan sekaligus ketawaduan ini adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh negeri ini, khususnya di Jawa Timur,” ujarnya.

Melalui pernyataan itu, Khofifah Indar Parawansa ingin menekankan bahwa keberhasilan kafilah STQHN bukan hasil kerja instan, melainkan buah dari proses panjang pembinaan yang melibatkan dedikasi banyak pihak.

Membangun SDM Qur’ani untuk Masa Depan Jawa Timur

Sebanyak 54 kafilah STQHN yang akan berangkat ke Kendari terdiri atas 22 peserta, 8 pembina, 5 pendamping, dan 19 official.

Mereka akan mengikuti seluruh cabang lomba dalam STQHN 2025, termasuk kategori baru yaitu Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH).

Dalam kesempatan itu, Khofifah Indar Parawansa juga berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.

Gubernur Jawa Timur berharap, ajang STQHN 2025 dapat menjadi momentum memperkuat peran generasi muda Qur’ani di Jawa Timur dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berilmu.

“Semoga semua kafilah membawa harum nama Jawa Timur, mengibarkan panji-panji Al-Qur’an dan Hadis tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga ke seluruh dunia,” ungkapnya.

Pelepasan kafilah STQHN ini sekaligus menjadi refleksi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengembangkan sumber daya manusia berbasis spiritualitas dan nilai-nilai Qur’ani, sebuah investasi moral jangka panjang bagi masa depan bangsa. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#mengembangkan #Pembinaan #sumber daya manusia #dedikasi #masyarakat #kesuksesan #generasi qurani #kafilah #Konsisten #STQHN 2025 #lomba #Fondasi Utama