Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas: Pemerintah Dorong Akses Gizi Merata Lewat Program MBG

Bihan Mokodompit • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 22:05 WIB
Lawan Stunting Lewat Program Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Balita
Lawan Stunting Lewat Program Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Balita

RADARTUBAN - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memastikan akses gizi merata bagi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita yang menjadi kelompok paling rentan terhadap stunting.

Program yang dijalankan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencetak generasi yang sehat serta produktif.

Menjaga Gizi dari Awal Kehidupan

Dalam kunjungan kerja ke Surabaya, Rabu (9/10), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., meninjau langsung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Gubeng.

Program ini menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi merupakan langkah strategis untuk menekan angka stunting di Indonesia.

“Pemberian makanan bergizi ini adalah investasi kita untuk masa depan. Kita pastikan setiap anak berisiko stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui mendapatkan asupan terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada akurasi data dan sinergi lintas sektor.

Pemerintah daerah, kader lapangan, serta masyarakat perlu berkolaborasi agar setiap bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga penerima.

Akses Gizi Sebagai Hak Dasar

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program bantuan, melainkan bentuk pemenuhan hak dasar warga negara untuk mendapatkan akses gizi merata.

Dengan intervensi sensitif dan spesifik, MBG menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap keluarga berisiko stunting.

Melalui pendekatan ini, BKKBN berupaya memastikan bahwa tidak ada lagi ibu hamil atau balita yang kekurangan gizi karena keterbatasan ekonomi.

Di lapangan, para kader KB dan penyuluh menjadi ujung tombak dalam mengidentifikasi keluarga sasaran, mendampingi mereka, serta memastikan bantuan diterima dengan baik.

Sinergi untuk Masa Depan Generasi Sehat

Selain meninjau program gizi, Menteri Wihaji juga menghadiri Karnaval Tenaga Lini Lapangan di Universitas Airlangga, Surabaya.

Ribuan peserta dari seluruh Jawa Timur hadir sebagai bukti bahwa upaya menekan stunting adalah kerja bersama, bukan sekadar program pemerintah pusat.

Melalui sinergi antara BKKBN, tenaga lapangan, dan masyarakat, diharapkan program akses gizi merata seperti MBG dapat menjadi pondasi dalam membangun generasi sehat, kuat, dan siap menghadapi bonus demografi Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#balita #Stuntung #gizi #sehat #bkkbn #makanan bergizi gratis #Mbg #ibu hamil