RADARTUBAN - Erick Thohir tempuh jalur langit sebelum timnas Indonesia melawan Irak yang akan dilangsungkan di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Minggu (12/10) dinihari WIB.
Dalam ibadahnya di tanah suci Erick Thohir tampak berdoa di depan Kakbah, agar Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan dalam laga melawan Irak.
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan menghadapi Irak.
Meraih kemenangan menjadi misi utama dalam laga ini, karena kemenangan melawan irak ini sangat penting untuk mempertahankan harapan mendapatkan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026 atau bisa melaju ke babak kelima.
Situasi ini terjadi karena Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dalam laga pembuka grup B pada Kamis, 9 Oktober lalu, posisi timnas menjadi terjepit akibat hasil pertandingan tersebut.
Karena itu, squad garuda membutuhkan banyak dukungan untuk mewujudkan hal tersebut, terutama doa dari seluruh elemen rakyat Indonesia. Tak terkecuali dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Erick Thohir selaku Menteri Pemuda dan Olahraga turut berperan dengan mengirimkan doa secara langsung di depan Ka'bah, hal tersebut diketahui dari unggahan Erick Thohir menjelang pertandingan melawan Irak.
"Kami berdoa dan bersujud kepada Allah SWT di depan Rumah-Mu untuk memohon maaf sebagai manusia yang tidak sempurna," tulis Erick dalam keterangan unggahannya, Sabtu (11/10) pagi.
"Memohon ampun atas dosa-dosa yang kami perbuat. Terima kasih Ya Allah SWT atas semua berkah dan kemudahan yang telah dianugerahkan," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga itu.
Sebagaimana diketahui, Saat ini Erick Thohir sedang berada di Jeddah, Arab Saudi, untuk mengawasi langsung perjuangan Timnas Indonesia di putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Erick Thohir sudah datang sebelum pertandingan pertama dimulai, Erick juga menjadi saksi langsung atas kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi dalam laga pertama.
Di media sosial Erick Thohir juga membagikan hasil kekalahan Timnas Indonesia saat melawan Arab Saudi.
Dia menyatakan hasil tersebut bukan yang diinginkan, namun Timnas Indonesia harus tetap tegar dan bangkit untuk menghadapi tim lawan berikutnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni