RADARTUBAN - Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @carlote.update di TikTok pada (13/10), memperlihatkan kesaksian Arif Candra, seorang pengurus lansia di Griya Lansia, Malang.
Pria tersebut menyampaikan bahwa sebanyak 500 lansia berada di griya itu dan 300 diantaranya adalah laki-laki.
Arif mengaku bahwa 87 persen lansia laki-laki yang berada di griya tersebut dulunya bermasalah dalam lingkungan keluarga dan pernah menyakiti pasangannya.
"87 persen lansia laki-laki terlantar di mulai dari menyakiti pasangannya," tutur pengurus lansia itu.
Pengurus Griya Lansia tersebut, membeberkan 87 persen laki-laki tersebut menyakiti pasangannya dengan menikah lagi, selingkuh, hingga meninggalkan anak dan istrinya dengan menikah kembali dengan pasangan barunya.
Secara psikologis Arif mengatakan bahwa seorang anak dalam keadaan seperti itu akan berpihak 100 persen kepada sang ibu.
Sehingga ketika, sang ayah mengalami kegagalan dengan pasangan baru, anak tidak menerima kembali ketika sang ayah datang.
Bahkan beberapa keluarga tidak memberi ruang bagi laki-laki tersebut untuk masuk kembali dalam lingkungan keluarganya.
Sehingga banyak dijumpai lansia laki-laki terlantar, kemudian dirawat di rumah lansia.
Kemungkinan dalam perjalanan hidupnya, lansia laki-laki tersebut melewati fase yang membuatnya mengecewakan istri dan anaknya. (*/lia)
Editor : radar tuban digital