RADARTUBAN - Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI Jatim) mulai mempersiapkan penyelenggaraan Liga 4 Jatim 2025 dengan melibatkan klub amatir serta klub internal di seluruh kabupaten dan kota.
Kegiatan persiapan diawali dengan workshop calon peserta yang berlangsung di Fave Mex Surabaya pada Senin, 13 Oktober 2025.
Langkah awal ini menunjukkan keseriusan PSSI Jatim dalam mengembangkan ekosistem sepak bola akar rumput di Jawa Timur.
Selain membahas teknis kompetisi, pertemuan tersebut juga mengupas regulasi baru yang akan diterapkan pada musim mendatang.
Baca Juga: Tak Mau Kalah dari Persatu, Bumi Wali FC Tuban Siap Tempur di Liga 4!
PSSI Jatim Bahas Regulasi dan Jalur Baru Kompetisi
Workshop tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, didampingi Sekretaris PSSI Jatim Djoko Tetuko serta anggota Exco PSSI Jatim—Thoriq Alkatiri, Djohan Susanto, dan Cholid Ghoromah.
Amir menjelaskan bahwa sejumlah aturan lama tetap diberlakukan dalam Liga 4 Jatim 2025, termasuk kuota tujuh pemain senior dengan lima pemain diizinkan tampil di lapangan dan dua menjadi cadangan.
Namun, ada hal baru yang dinilai cukup menarik bagi klub daerah.
“Untuk musim ini ada dua jalur, yaitu jalur Piala Bupati/Wali Kota dan Piala Gubernur. Nantinya, juara Piala Bupati/Wali Kota akan mengikuti Piala Gubernur bersama klub amatir,” kata Amir.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Piala Bupati/Wali Kota tidak bersifat wajib.
Daerah yang memiliki keterbatasan anggaran dapat menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
“Piala Bupati/Wali Kota akan kami akomodasi bagi daerah yang menyelenggarakan. Daerah yang tidak menyelenggarakan tidak akan mendapatkan slot bermain di Liga 4,” jelasnya.
Peluang Lebih Luas bagi Klub Internal dan Amatir
Dalam kesempatan yang sama, Amir Burhanuddin menambahkan bahwa meskipun berasal dari klub internal, seluruh peserta Piala Bupati/Wali Kota wajib memenuhi persyaratan administrasi melalui sistem SIAP.
Menurut CEO Deltras FC tersebut, kebijakan baru ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap statuta PSSI yang telah diperbarui.
“Tujuannya adalah memperluas cakupan kompetisi agar kami dapat memperoleh lebih banyak referensi pemain potensial yang bisa dipantau untuk kebutuhan Timnas di masa depan,” pungkasnya.
Langkah PSSI Jatim membuka dua jalur kualifikasi ini menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola di tingkat daerah.
Dengan adanya Liga 4 Jatim 2025, peluang bagi pemain muda dan klub kecil untuk unjuk kemampuan semakin terbuka lebar.
Jadwal Liga 4 Jatim 2025
Berdasarkan rencana awal, kick-off Liga 4 Jatim 2025 akan dimulai pada 7 Desember 2025 dan berakhir pada 15 Februari 2026.
Dengan jadwal tersebut, setiap klub diharapkan segera menyiapkan administrasi dan skuad terbaiknya agar dapat berpartisipasi secara resmi di kompetisi yang digadang menjadi gerbang menuju level nasional ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni