Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mencekam! Warga Lari Keluar Rumah Saat Ledakan Terdengar dari TPPI Tuban

Andreyan (An) • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 01:06 WIB

 

Asap tebal kebakaran mengepul di kawasan TPPI Tuban, kemarin (16/10).
Asap tebal kebakaran mengepul di kawasan TPPI Tuban, kemarin (16/10).

RADARTUBAN –Ketenangan pesisir Kecamatan Jenu kemarin (16/11) siang terusik.

Sekitar pukul 11.30, terdengar suara ledakan menggelegar dari kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI); blem…!

Tak lama berselang, asap hitam pekat menjulang dari perusahaan pengolah minyak tersebut.

Insiden tersebut sontak membuat warga Desa Remen dan Tasikharjo, keduanya di kecamatan setempat panik. Sebagian langsung berhamburan keluar rumah.

Selebihnya menutup hidung dan memakai masker karena bau menyengat mulai merayap di udara.

‘’Awalnya kaget ada suara ledakan keras dari dalam sana (kawasan TPPI, Red), setelah itu muncul asap tebal berwarna hitam. Saya panik, kemudian lari keluar rumah,’’ tutur Najib, 48, warga Remen ketika diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban.

Najib bercerita, suasana mencekam itu terjadi tepat setelah azan zuhur.

Tak lama setelah suara keras itu, udara di sekitar kampungnya terasa pengap dan berbau tajam.

“Napas jadi nggak enak, takutnya ada gas beracun,” ujarnya dengan wajah yang masih tegang.

Warga kian panik karena tidak ada imbauan resmi dari TPPI.

Alarm peringatan yang seharusnya dibunyikan cepat, justru baru terdengar setelah sejumlah warga mengungsi.

“Alarmnya telat banget! Kami udah lari duluan baru bunyi. Nggak ada satu pun orang dari TPPI kasih kabar atau arahan,” kesal Hanafi, 51, warga Tasikharjo.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, para warga di Remen dan Tasikharjo tampak berjejer di depan rumahnya. Mereka terlihat cemas sembari menunggu bantuan datang.

Kepala Desa Tasikharjo Damuri menyayangkan pihak perusahaan tidak memberikan informasi apa pun kepadanya maupun warga setempat terkait peristiwa kebakaran tersebut.

‘’Seharusnya ada informasi atau komunikasi lebih dahulu, agar warga bisa bersiaga jika memang kondisi semakin buruk untuk menyiapkan langkah melakukan evakuasi,’’ katanya.

Menurut dia, wajar kalau warga setempat panik.

Itu karena jarak pemukiman dengan perusahan pengolahan minyak tersebut hanya sekitar 100 meter.

Sesaat kemudian, TPPI menyediakan bus untuk melakukan evakuasi warga. Hanya saja, hampir sebagian besar warga telah melakukan penyelamatan secara mandiri.

‘’Setahu saya yang melakukan evakuasi baru dua desa. Bahkan, sejumlah siswa di sekolah setempat juga dipulangkan mendadak khawatir situasi semakin memburuk,’’ terang Damuri.

Dikonfirmasi terpisah, Health Safety Environment (HSE) TPPI Tuban Sudarmanto membantah telah terjadinya ledakan yang menyebabkan kebakaran di kawasan TPPI.

‘’Kebakaran bukan dari ledakan, bunyi keras itu dari steam yang baru keluar dari equivalent,’’ jelasnya.

Dia menerangkan, penyebab kebakaran berasal dari kebocoran pada salah satu unit pompa. Kebocoran inilah yang kemudian menyulut munculnya api.

Setelah berjibaku selama sekitar 45 menit, petugas pemadam setempat berhasil memadamkan kebakaran tersebut.

‘’Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan lingkungan atas peristiwa ini. Pasca peristiwa ini akan dilakukan monitoring dan identifikasi. Saya pastikan juga, pasokan BBM tidak terdampak,’’ tandasnya.(an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tasikharjo #Desa Remen #Kecamatan Jenu #tppi #pesisir