Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Akademisi Apresiasi Kinerja Ekonomi dan Diplomasi

M Robit Bilhaq • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 23:41 WIB
Ekonom dan dosen menilai setahun pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil menurunkan pengangguran dan memperkuat posisi Indonesia di dunia.
Ekonom dan dosen menilai setahun pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil menurunkan pengangguran dan memperkuat posisi Indonesia di dunia.

RADARTUBAN – Sejumlah akademisi dan ekonom memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam tahun pertama masa jabatan mereka.

Kinerja di sektor ekonomi, diplomasi luar negeri, hingga pemberdayaan masyarakat dinilai menunjukkan arah kebijakan yang tepat dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Ekonom dari Great Institute sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YARSI, Prof. Perdana Wahyu, menyebut capaian ekonomi Indonesia sepanjang 2025 patut diapresiasi.

“Dalam satu tahun terakhir, neraca perdagangan tumbuh hingga 45,8 persen dari Januari hingga September 2025. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujarnya, Jumat (17/10).

Ia menambahkan, tingkat pengangguran turun menjadi 4,76 persen pada Februari 2025.

Hal ini didukung oleh program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Magang Nasional, dan Koperasi Desa.

Sementara itu, angka kemiskinan menurun menjadi 8,47 persen pada Maret 2025 — terendah sejak krisis 1998.

“Pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen di luar ekspektasi, menunjukkan fondasi ekonomi yang kuat,” tambahnya.

Dari sisi diplomasi, Guru Besar Universitas Kristen Indonesia (UKI) Prof. Angel Damayanti menilai kebijakan luar negeri Prabowo membawa hasil nyata.

“Kunjungan ke sejumlah negara menghasilkan komitmen investasi sekitar Rp 380 triliun,” katanya.

Angel juga menyoroti peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian, seperti di Sidang Umum PBB dan KTT Perdamaian Gaza.

“Hanya 30 negara yang diundang, dan Indonesia termasuk di antaranya. Ini bukti peran strategis kita di kancah global,” ujarnya.

Sementara itu, ekonom senior Drajad Wibowo menilai reformasi di sektor pertanian menjadi langkah besar. Pemerintah, katanya, berhasil menyederhanakan 145 regulasi pupuk menjadi satu aturan agar distribusi ke petani lebih cepat.

Selain itu, 15,9 juta perempuan pra-sejahtera kini memiliki akses pembiayaan mikro, dan banyak UMKM lokal ikut dalam rantai pasok program MBG.

“Semua ini menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran bekerja secara efisien untuk memajukan ekonomi rakyat dan memperkuat posisi Indonesia di dunia,” kata Drajad. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kinerja pemerintahan #Gibran Rakabumin Raka #kemiskinan #kinerja #presiden prabowo subianto #diplomasi #Wakil Presiden