Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Timothy Anugerah: Dari Korban Perundungan Universitas Udayana Bali yang Menjadi Teladan Penghormatan

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:21 WIB
Ilustrasi korban perundungan di Unud Timothy Anugerah Saputra.
Ilustrasi korban perundungan di Unud Timothy Anugerah Saputra.

RADARTUBAN — Belakangan ini, jagat media sosial dirundung duka setelah kabar meninggalnya seorang mahasiswa semester VII dari jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana, menyebar luas.

Kepergiannya yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan lingkungan kampus.

Timothy Anugerah Saputra, seorang mahasiswa yang dikenal di lingkungan kampusnya, ditemukan telah meninggal dunia pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 09.00 WITA.

Timothy diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, melompat dari lantai empat Gedung FISIP Universitas Udayana (Unud), Denpasar.

Kejadian ini bukan sekadar kabar duka, melainkan sebuah panggilan hati bagi kita semua untuk lebih peka, lebih peduli, dan bersama-sama melawan perundungan di mana pun dia terjadi.

Kisah Timothy menyebar luas di media sosial, menyentuh hati banyak orang.

Di balik viralnya kasus ini, tersimpan dugaan bahwa dia mengalami perundungan dari lingkungan pertemanannya.

Kisah ini menjadi pengingat yang menggugah hati bagi kita semua betapa pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, hangat, dan penuh empati.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Universitas Udayana (Unud) tidak tinggal diam menyikapi tragedi yang menimpa Timothy.

Mereka telah mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang melontarkan komentar tanpa empati kepada almarhum, sebagai upaya menjaga martabat dan rasa kemanusiaan di lingkungan kampus.

Rektor beserta seluruh civitas akademika Universitas Udayana menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Semoga segala amal dan kebaikan Timothy diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi masa sulit ini," tulis pernyataan resmi dari Universitas Udayana, Sabtu (18/10).

Kepergian Timothy tak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga menggugah kesadaran publik.

Timothy adalah salah satu murid yang pernah saya temui di masa SMA.

"Saya bersaksi, ia anak yang sopan, santun, dan begitu ramah.  Dia tak pernah lupa menyapa siapa pun yang dijumpainya, dengan senyum yang tulus dan hangat. Di tengah banyaknya cerita tentang murid yang kurang menghargai pendidiknya, Timmy justru hadir sebagai sosok yang memuliakan gurunya.  Dia menjadi pengingat bahwa rasa hormat dan kebaikan masih hidup di hati generasi muda," tulis akun @winny***

Saat ini, pihak universitas bersama otoritas pendidikan tengah mendalami kasus yang menimpa Timothy dengan penuh kehati-hatian.

Langkah ini dilakukan sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan ruang belajar yang aman, adil, dan berlandaskan nilai kemanusiaan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#FISIP #universitas udayana #media sosial #UNUD #denpasar