RADARTUBAN - Viral peristiwa penggerebekan pesta terlarang penyuka sesama jenis (GAY) menggambarkan jagat Maya.
Dikutip dari JawaPos.com, penggerebekan tersebut dilakukan di salah satu hotel bintang 4 yang ada di Surabaya tepatnya di kawasan Ngagel.
Dari penggerebekan tersebut, ditemukan bahwasanya dari 34 pria yang diamankan, terdapat 1 ASN yang terjaring dalam razia tersebut.
Hal tersebut diketahui setelah percakapan singkat yang dilakukan antara Kasatsamapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, dan kemudian diunggah di akun Instagram resmi @samaptapolrestabessby.
"Kamu PNS (Pegawai Negeri Sipil), pangkat golongannya apa," tanya Erika kepada pria yang mengenakan celana pendek hitam dan kaos biru navy, dikutip Senin (20/10). "(golongan) 3A," sahut pria tersebut dengan singkat.
Pengakuan yang diberikan oleh anggota PNS tersebut membuat Erika tercengang.
Setelah video tersebut diunggah warganet pun ikut heboh dan bertanya-tanya bagaimana bisa seorang ASN yang seharusnya menjadi contoh masyarakat, justru terlibat dalam pesta terlarang penyuka sesama jenis.
Selain itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Octavianus Eddie Mamoto menyatakan bahwa salah satu dari 34 pria yang tertangkap dalam razia adalah seorang ASN benar-benar terjadi.
"ASN Sidoarjo. Mohon waktu, kami sedang lakukan pendalaman terus," ucap Iptu Eddie Mamoto ketika dikonfirmasi awak media di Surabaya, Senin (20/10).
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra menjelaskan bahwasanya penggerebekan tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa di lokasi tersebut digunakan untuk melakukan pesta penyuka sesama jenis.
Puluhan pria yang tertangkap saat razia berlangsung sedang asyik melakukan pesta di sebuah kamar hotel.
Saat razia dilakukan terdapat juga sejumlah pria ditemukan dalam keadaan tanpa busana di satu kamar hotel yang sama.
"Mereka diduga tengah melakukan kegiatan tidak sesuai norma kesusilaan. (34 pria) kita bawa ke Mako Polrestabes Surabaya, kami masih melakukan pemeriksaan, perkembangan nanti akan disampaikan," tutur Erika.
Puluhan pria yang terjaring razia oleh petugas tersebut bukan hanya dari Surabaya tetapi dari berbagai daerah yaitu diantaranya adalah Sidoarjo, Malang hingga Bandung, dengan rentan usia yang bervariasi yaitu diperkirakan 35-40 tahun.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni