Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kronologi Wanita Potong Kelamin Pacar karena Sering Diselingkuhi, Mengaku Puas dan Tak Menyesal

Asmaul Yuli Wijayanti • Jumat, 24 Oktober 2025 | 04:22 WIB
Wanita di Bandar Lampung mengaku puas usai tebas kelamin sang pacar.
Wanita di Bandar Lampung mengaku puas usai tebas kelamin sang pacar.

RADARTUBAN - Media sosial dihebohkan dengan aksi nekat seorang wanita berinisial WI (28) asal Bandar Lampung, yang berani memotong alat kelamin pacarnya KA (34) menggunakan cutter.

Menurut keterangannya, WI menebas kelamin korban, saat melakukan hubungan suami istri di Lapangan Baruna Panjang, Kota Bandar Lampung. Aksi tersebut ia lakukan lantaran sakit hati ditinggal menikah.

WI juga mengaku kesal kepada korban karena selama pacaran, korban selalu menjalin hubungan dengan banyak wanita lain. Hingga akhirnya menikah dengan wanita lain.

"Saya pacaran sejak tahun 2019 sebelum dia (korban) nikah. Selama sama dia banyak sakit hatinya, banyak tersiksa batinnya, sudah ada saya tapi masih main sana-sini, selalu dibohongin, selalu diselingkuhi masih jajan sama wanita lain, gimana saya nggak sakit hati," jelas WI.

WI mengaku telah menyiapkan cutter tersebut satu hari sebelum bertemu, dimana dia dan korban bertemu pada Minggu (19/10) malam.

"Jadi spontan ingin nganuin (tebas) itunya (kelamin), biar nggak bisa berhubungan intim sama yang lain," ujanya.

Saat ditanya apakah dia menyesal telah melakukan hal tersebut. WI mengaku hanya ada sedikit rasa menyesal, selebihnya ia merasa puas.

"Sedikit menyesal tapi saya puas," kata WI.

Saat ini WI telah diamankan oleh pihak kepolisian, dia ditahan di Mapolsek Panjang.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono menjelaskan bahwa rasa sakit hati pelaku tersebut muncul lantaran korban telah menikah dengan wanita lain.

Namun masih berhubungan layaknya suami istri dengan pelaku.

"Kemungkinan ada rasa sakit hati atas pernikahan tersebut di mana mereka masih tetap menjalin asmara dan berhubungan layaknya suami istri," jelas Martono. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wanita #sakit #bandar lampung #selingkuh #kelamin