Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lyon Dituduh Menurunkan Pemain Tidak Sah di UEFA Europa League

Bihan Mokodompit • Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Pemain Olympic Lyon, Rachid Gezhaal, saat menghadapi FC Utrecht di UEFA Europa League.
Pemain Olympic Lyon, Rachid Gezhaal, saat menghadapi FC Utrecht di UEFA Europa League.

RADARTUBAN - Kontroversi tengah melanda klub Prancis Lyon setelah Lyon Dituduh Menurunkan Pemain Tidak Sah dalam laga pekan pertama UEFA Europa League.

Kasus ini mencuat setelah UEFA mengonfirmasi bahwa pemain Rachid Ghezzal tidak memenuhi syarat untuk tampil dalam pertandingan kontra Utrecht yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Lyon.

Awal Mula Dugaan Pelanggaran

Pada pertandingan pembuka fase grup UEFA Europa League, Lyon sukses meraih kemenangan tipis atas Utrecht.

Namun, kemenangan tersebut kini berada di bawah sorotan setelah muncul laporan bahwa Lyon dituduh menurunkan pemain tidak sah.

Rachid Ghezzal, yang kembali ke Lyon pada musim panas lalu untuk periode keduanya, ternyata belum terdaftar secara resmi untuk kompetisi tersebut.

Meski demikian, pelatih Paulo Fonseca tetap memainkannya sebagai pemain pengganti di babak kedua. Ironisnya, Ghezzal justru berperan penting karena mencatatkan assist untuk gol kemenangan Tanner Tessman.

Mengetahui hal tersebut, Utrecht langsung melayangkan protes resmi kepada UEFA.

UEFA Buka Penyelidikan Resmi

“Kami mengonfirmasi bahwa, sesuai dengan Pasal 31 peraturan kompetisi UEFA Europa League, pemain Rachid Ghezzal hanya akan memenuhi syarat untuk bermain dalam kompetisi antarklub UEFA mulai periode pendaftaran berikutnya," kata dia dalam pernyataan yang dikutip Le Dauphine Libéré, UEFA.

UEFA juga menambahkan bahwa Lyon telah diberitahu sebelumnya dan Ghezzal sudah dihapus dari daftar skuad sebelum laga melawan FC Salzburg.

Namun, karena Utrecht sudah mengajukan keluhan resmi, penyelidikan disipliner tetap dibuka.

“Penyelidikan disipliner telah dibuka dan kasus ini masih dalam proses. Kami tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut saat ini,” tambah UEFA.

Kesalahan Teknis dan Tanggapan Lyon

Menurut laporan RMC Sport, kesalahan administratif yang menyebabkan Lyon Dituduh Menurunkan Pemain Tidak Sah ternyata berasal dari internal UEFA sendiri.

Oleh karena itu, Lyon diyakini tidak akan dijatuhi hukuman apapun.

Klub asal Prancis tersebut juga sudah menerima klarifikasi resmi dari UEFA dan yakin keputusan ini tidak akan memengaruhi hasil pertandingan melawan Utrecht di kompetisi UEFA Europa League.

Dampak bagi Rachid Ghezzal dan Lyon

Rachid Ghezzal kini dipastikan tidak akan bisa tampil di ajang UEFA Europa League hingga Januari mendatang.

Meski begitu, pemain lulusan akademi Lyon itu telah mencatat empat penampilan di kompetisi domestik musim ini.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi klub maupun federasi sepak bola Eropa untuk lebih teliti dalam proses administrasi pendaftaran pemain.

Bagi Lyon, tuduhan Lyon Dituduh Menurunkan Pemain Tidak Sah ini menjadi catatan yang perlu diperhatikan agar tidak terulang di masa mendatang, sementara UEFA diharapkan memperbaiki sistem verifikasinya demi menjaga integritas turnamen bergengsi seperti UEFA Europa League. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Klub Prancis #lyon #FC Utrecht #UEFA