Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ibunda Timothy Mahasiswa Unud, Beri Klarifikasi Terkait Video CCTV dan Rekaman Suara Menangis

Asmaul Yuli Wijayanti • Jumat, 24 Oktober 2025 | 23:10 WIB
Tangkapan layar klarifikasi ibunda Timothy mahasiswa Unud terkait rekaman suara dan CCTV.
Tangkapan layar klarifikasi ibunda Timothy mahasiswa Unud terkait rekaman suara dan CCTV.

RADARTUBAN — Kasus kematian Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang diduga menjatuhkan diri dari lantai 4 Gedung FISIP, terus menjadi perhatian publik.

Seiring meningkatnya sorotan, berbagai kabar simpang siur dan berita hoaks mulai beredar luas di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Sharon, ibunda Timothy, akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi dan meluruskan sejumlah isu yang beredar.

Klarifikasi Terkait Rekaman Suara Menangis

Dalam wawancaranya bersama Denny Sumargo melalui kanal podcast miliknya, Sharon membantah keras isu tentang rekaman suara menangis yang diklaim sebagai suara Timothy.

“Nggak itu, nggak ada. Itu rekaman dari mana saya juga nggak tahu,” tegas Sharon.

Ia mengaku memang pernah mendengar rekaman suara yang dimaksud, namun dirinya yakin sepenuhnya bahwa suara tersebut bukanlah suara sang putra.

Bantahan Soal Video CCTV yang Beredar

Selain soal rekaman suara, Sharon juga menyoroti video CCTV yang viral di media sosial dan dikaitkan dengan momen sebelum Timothy meninggal dunia.

Dalam video tersebut, terlihat sosok laki-laki berjalan di lorong gedung, sementara beberapa orang tampak berusaha menghentikannya.

Publik kemudian berspekulasi bahwa sosok tersebut adalah Timothy.

Namun Sharon menegaskan bahwa sosok dalam video CCTV itu bukanlah Timothy, bahkan lokasi dalam rekaman tersebut bukan di lingkungan kampus Universitas Udayana.

“Aduh, di mana-mana ada video CCTV Timy yang kelihatannya lari ke lantai 2. Even itupun bukan di kampus Udayana itu,” ujar Sharon.

Sharon Imbau Publik Tidak Sebar Informasi Hoaks

Sharon berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kasus kematian putranya.

Ia menilai banyak konten di media sosial yang telah menggiring opini publik secara keliru dan tanpa dasar yang jelas.

Kasus meninggalnya Timothy masih menyisakan banyak tanda tanya dan menjadi perhatian masyarakat luas.

Sementara itu, pihak keluarga meminta agar publik menghormati proses hukum dan menjaga privasi keluarga di tengah situasi duka.

BRI beri penghargaan Desa BRILiaN 2024 di Bukittinggi. Nagari Lawang raih apresiasi nasional berkat inovasi ekonomi desa berbasis wisata alam.
BRI beri penghargaan Desa BRILiaN 2024 di Bukittinggi. Nagari Lawang raih apresiasi nasional berkat inovasi ekonomi desa berbasis wisata alam.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Ibunda Timothy #FISIP #denny sumargo #Timothy Anugrah Saputra #universitas udayana #UNUD #Hoaks #cctv #rekaman suara