RADARTUBAN- Mengenang kepergian mendiang sang anak Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana.
Sharon, ibunda Timothy menceritakan kehidupan sehari-hari, hingga mimpi Timothy yang belum sempat ia wujudkan.
Melalui podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Sharon mengenang sosok Timothy sebagai seorang anak yang sangat suka mengobrol bahkan menurutnya, Timothy sangat cocok ngobrol dengan orang yang lebih dewasa.
“Timmy itu memang dari kecil entah bagaimana, dia punya bakat untuk ngobrol dengan yang lebih tua. karena lebih cocok kelihatannya" tutur Sharon.
Menurut penuturan sang ibunda, sejak kecil Timmy memiliki kebiasaan unik yakni sangat senang berjalan kaki, ia juga sangat suka menggunakan jaket.
“Timmy kemana-mana pakai jaket, even panas pun tetap pakai jaket. Timmy memang suka sekali jalan, dia memang kemana-mana maunya jalan kaki. Diajarin motor nggak mau, pakai sepeda juga nggak mau. Dia memang sukanya jalan kaki,” kenang sang ibu.
Sharon juga menceritakan mimpi Timmy untuk menjadi seorang NGO. Menurutnya Timmy sangat senang untuk meng-eksplor banyak hal.
Dimata sang ibunda, Timmy adalah sosok pribadi yang kritis dan penuh semangat belajar.
Bahkan Sharon menyampaikan bahwa Timmy sangat ingin membuat semua orang bahagia.
“Dia sangat suka exploring, dan dia mempertanyakan segala sesuatu. Timmy itu pengen punya NGO. Saya sampai di datengin sama klub-klubnya. Cita-cita Timmy itu supaya semua orang bahagia,” tuturnya.
Menjadi seorang mahasiswa jurusan Sosiologi, Sharon menuturkan bahwa sang putra sangat menikmati masa-masa belajarnya sebagai seorang mahasiswa Sosiologi.
Bahkan ia kerap kali membantu memberi penjelasan kepada teman-temannya, apabila ada yang tidak dimengerti dari materi yang telah disampaikan.
Pada akhir percakapannya dengan Denny Sumargo, Sharon mengatakan bahwa momen percakapannya dengan sang putra menjadi momen paling berharga yang saat ini hanya bisa dikenang di dalam ingatan seorang ibu.
“Kita sudah sering ngobrol, saya bilang ke dia, ‘Mami very, very grateful to God that I have you as my son,’ karena kadang saya sendiri nggak percaya ada anak yang sebaik itu. Timothy pun juga membalasnya, ‘I also very grateful that I have you as my mom. You’re a good mom'," kenang Sharon.
Pada penutup podcast, Sharon juga menyampaikan pesan mendalam kepada mendiang anaknya, Timothy.
“Mami sayang sama Timmy, Mami bangga sama Timmy, kalo Timmy lihat semua ini sekarang, Timmy tau bahwa Timmy punya dampak untuk membuat bangsa ini menjadi generasi yang lebih baik.” tutup Sharon.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni