RADARTUBAN - Ajang kontes kecantikan Miss USA 2025 yang baru saja selesai menjadi sorotan publik bukan hanya karena kemenangan kontestan tahun ini, tetapi juga karena drama yang terjadi saat upacara penobatan.
Miss USA 2024, Alma Cooper, menjadi pusat perhatian setelah menolak untuk menyerahkan mahkota kepada pemenang Miss USA 2025, yang namanya Eckert, dalam upacara pengalihan gelar.
Kejadian ini mengejutkan banyak pihak mengingat tradisi penyerahan mahkota biasanya berjalan khidmat tanpa hambatan.
Namun, Alma Cooper tidak hadir dalam upacara tersebut sehingga menimbulkan spekulasi dan berbagai pertanyaan di kalangan penggemar dan media.
Insiden ini berlanjut dari kontroversi yang sebelumnya terjadi di organisasi Miss USA.
Alma Cooper sendiri telah menjadi sorotan karena pengalamannya yang menggambarkan lingkungan organisasi sebagai tidak sehat dan penuh tekanan.
Sebelumnya, Miss USA 2023, Noelia Voigt, juga mengundurkan diri dari jabatan hanya dalam waktu tiga bulan dan mengungkapkan masalah kesehatan mental dan ketidaknyamanan dalam lingkungan organisasi yang sama.
Miss USA 2024, Alma Cooper, adalah tentara Amerika Serikat dan lulusan magister ilmu data dari Universitas Stanford.
Keputusannya menolak menyerahkan mahkota mencerminkan ketegangan yang tengah melanda organisasi Miss USA yang sudah mendapat kritik tajam selama beberapa tahun terakhir.
Kemenangan Miss USA 2025, Eckert, tetap dirayakan, namun insiden penolakan serah mahkota ini menjadi catatan penting dalam sejarah kontes kecantikan tersebut yang mengundang perhatian besar media dan publik internasional. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama