Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Selama Sebulan Bolos Sekolah, Ternyata Siswa SMP Ini Terjerat Pinjol dan Sampai Pinjam Ke Teman

M Robit Bilhaq • Selasa, 28 Oktober 2025 | 03:16 WIB
Ilustrasi seorang anak SMP yang terjerat pinjol.
Ilustrasi seorang anak SMP yang terjerat pinjol.

RADARTUBAN – Akhir-akhir ini, judi online semakin marak, tidak hanya melibatkan orang dewasa tetapi juga anak-anak di bawah umur.

Baru-baru ini terungkap seorang siswa SMP di Kulon Progo diduga terjerumus ke dalam Pinjaman Online (Pinjol) akibat bermain judi online (judol).

Informasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Hadiyanto.

Dalam penyampaianya, selama sebulan siswa tersebut tidak hadir ke sekolah karena disebabkan permasalahan tersebut.

"Kami mendapat laporan tentang pelajar tingkat SMP terjerat pinjol dan judol. Awalnya pelajar yang berasal dari Kokap ini tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas selama satu bulan," jelas Nur, Senin (27/10).

Permasalahan ini muncul ketika seorang siswa SMP mulai bermain game online secara terus-menerus hingga kecanduan.

Karena game yang dimainkan perlu untuk mengisi ulang saldo di dalam game, siswa tersebut bahkan mencari pinjaman online.

Selain itu, siswa tersebut dilaporkan meminjam uang dari teman-teman sekolahnya untuk membayar cicilan pinjaman, dengan total utang yang diketahui mencapai Rp 4 juta.

"Ya, sekitar Rp 4 juta yang dipinjam dari teman-temannya," jelas Nur.

Keterpurukan dalam membayar pinjol membuat siswa tersebut takut pergi ke sekolah, hingga akhirnya bolos sekolah dan merasa malu.

Nur mengatakan bahwa untuk mendukung pemulihan mental siswa yang terlibat tersebut, Disdikpora Kulon Progo berkolaborasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Kesehatan.

Selain itu, mereka juga berupaya mencari solusi terbaik untuk kelanjutan pendidikan siswa tersebut, misalnya dengan mengalihkan ke sekolah lain atau mengikuti program Paket B.

"Jika dipindahkan, kami akan membantu dalam prosesnya. Jika tidak, individu tersebut dapat berpartisipasi dalam program Kejar Paket B," jelasnya. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#Program Paket B #dinas kesehatan #utang #siswa smp #bolos sekolah #pinjol #Disdikpora #judi online #game online #dinas sosial