RADARTUBAN - Lyon dikabarkan telah melakukan pendekatan resmi untuk meminjam Endrick dari Real Madrid pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Kabar ini menjadi sorotan besar, mengingat Endrick disebut sedang mencari kesempatan bermain lebih banyak setelah kesulitan menembus tim utama Los Blancos.
Endrick dan Situasi Sulitnya di Real Madrid
Sejak bergabung dengan Real Madrid pada musim 2024–2025, Endrick belum mampu menunjukkan performa konsisten.
Pemain muda asal Brasil itu hanya mencetak tujuh gol dari 37 pertandingan, angka yang tergolong minim untuk seorang striker dengan label “bintang masa depan.”
Meski sempat digadang-gadang sebagai “The Next Pelé,” Endrick kini menghadapi masa sulit dalam kariernya di Eropa.
Harapan sempat muncul ketika Xabi Alonso menggantikan Carlo Ancelotti di kursi pelatih.
Namun, nasib berkata lain. Hingga musim ini berjalan, Endrick belum mendapatkan kesempatan bermain satu menit pun di bawah arahan Alonso.
Kondisi tersebut membuatnya mulai mempertimbangkan opsi untuk hengkang sementara demi mendapatkan menit bermain yang layak.
Lyon Jadi Kandidat Utama Pinjaman Endrick
Menurut jurnalis sepak bola ternama Fabrizio Romano, Endrick saat ini “sedang berbicara” dengan Lyon terkait rencana peminjaman pada Januari mendatang.
Klub asal Prancis itu disebut telah “memulai langkah resmi” untuk membawa sang penyerang ke Ligue 1 pada paruh kedua musim 2025–2026.
Kendati demikian, Endrick masih “mengevaluasi semua opsi” sebelum mengambil keputusan final.
Ia juga disebut menimbang kemungkinan pindah ke klub lain yang menawarkan kesempatan bermain reguler.
Dari Ekspektasi Tinggi hingga Kenyataan Berat
Kehadiran Endrick di Santiago Bernabéu sempat disambut dengan gegap gempita.
Ia direkrut Real Madrid dengan nilai transfer sekitar €60 juta atau setara Rp1 triliun lebih, dan langsung mencetak gol pada debutnya di La Liga maupun Liga Champions. Namun, seiring berjalannya musim, perannya semakin menurun.
Di era Ancelotti, Endrick kerap kalah bersaing dengan para pemain senior seperti Vinícius Júnior dan Rodrygo.
Ia hanya delapan kali menjadi starter dan lebih sering tampil di menit-menit akhir pertandingan. Setelah Ancelotti hengkang, Endrick berharap mendapat peluang lebih banyak dari Alonso.
Sayangnya, cedera hamstring membuatnya absen di ajang Piala Dunia Antarklub, dan posisinya digantikan oleh Gonzalo García sebagai pelapis Kylian Mbappé.
Menimbang Masa Depan di Tengah Persaingan Ketat
Kini, Lyon muncul sebagai pelabuhan potensial bagi Endrick untuk kembali menunjukkan kualitasnya.
Dengan tekanan besar di Real Madrid dan persaingan yang ketat di lini depan, peminjaman ke Prancis bisa menjadi langkah tepat untuk mengembalikan kepercayaan diri sang pemain muda.
Bila transfer ini terealisasi, Lyon berpotensi mendapat tambahan tenaga ofensif yang segar, sementara Endrick bisa kembali mendapatkan menit bermain yang ia butuhkan.
Keputusan akhir masih ditunggu, namun satu hal jelas, masa depan Endrick di Real Madrid kini berada di titik penentuan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni