Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kompetisi Sepeda Nasional Sentuh 23 Provinsi, Bukti Pembinaan Olahraga Kian Merata

Bihan Mokodompit • Sabtu, 1 November 2025 | 00:15 WIB
ISSI tingkatkan pemerataan olahraga lewat pembinaan berkelanjutan yang hasilnya tampak di partisipasi 23 provinsi.
ISSI tingkatkan pemerataan olahraga lewat pembinaan berkelanjutan yang hasilnya tampak di partisipasi 23 provinsi.

RADARTUBAN - Kompetisi Sepeda Nasional menjadi sorotan publik setelah jumlah provinsi yang ikut serta terus meningkat secara signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) dalam memperluas jangkauan pembinaan hingga ke berbagai daerah di Tanah Air.

Pada ajang Kejuaraan Nasional Road Race, jumlah provinsi yang berpartisipasi naik dari 11 provinsi pada tahun 2022, menjadi 15 provinsi di 2023, dan melonjak hingga 23 provinsi pada tahun 2025.

Data tersebut menunjukkan bahwa olahraga sepeda kini tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Dampak Nyata Program Pembinaan Atlet Sepeda Indonesia

Di bawah kepemimpinan Listyo, ISSI menerapkan sistem pembinaan yang berkesinambungan dari daerah hingga tingkat nasional.

Pendekatan ini terbukti efektif melahirkan Atlet Sepeda Indonesia yang berprestasi di ajang internasional.

Para atlet tersebut berhasil menorehkan hasil gemilang di berbagai kompetisi dunia, mulai dari Kejuaraan Asia hingga SEA Games.

Capaian tersebut tidak terlepas dari sistem pembinaan yang memanfaatkan pendekatan ilmu keolahragaan modern atau sport science.

Disampaikan juga kebanggaan bahwa Indonesia memiliki Sirkuit BMX Supercross terpanjang di dunia di Banyuwangi.

Keberadaan sirkuit ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan infrastruktur olahraga sepeda terbaik di kawasan Asia.

Modernisasi Federasi dan Konsistensi Prestasi

Visi utama Federasi Sepeda Indonesia ke depan adalah melakukan transformasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Visi tersebut diiringi dengan modernisasi organisasi agar sejalan dengan standar dunia, yakni Union Cycliste Internationale (UCI).

Melalui sistem yang lebih profesional, Atlet Sepeda Indonesia diharapkan dapat bersaing di level tertinggi dan membawa nama bangsa ke podium internasional.

Konsistensi prestasi pun terlihat dari capaian medali: 7 emas pada 2022, meningkat menjadi 36 emas di 2023, 17 emas di 2024, dan 10 emas pada 2025.

Dengan partisipasi 23 provinsi dalam Kompetisi Sepeda Nasional, arah pembinaan kini semakin jelas: membangun fondasi olahraga yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa olahraga sepeda telah menjadi bagian dari denyut pembangunan olahraga nasional yang menyentuh hajat hidup banyak orang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#issi #Kompetisi Sepeda Nasional #ikatan sepeda sport indonesia #atlet sepeda