Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kurangi Dampak Efek Rumah Kaca, Siswa SDN Beji 2 Tuban Belajar Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Bersama PRPP

Yudha Satria Aditama • Sabtu, 1 November 2025 | 00:55 WIB

Melalui Program Persada, PRPP ajak siswa SD di Jenu, Tuban, belajar mengubah sampah jadi pupuk ramah lingkungan.
Melalui Program Persada, PRPP ajak siswa SD di Jenu, Tuban, belajar mengubah sampah jadi pupuk ramah lingkungan.

RADARTUBAN – Selama beberapa tahun terakhir, isu sampah di Indonesia telah memasuki taraf yang mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), timbunan sampah nasional pada tahun 2024 mencapai 34,9 juta ton.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 31,9 juta ton.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa angka tersebut merupakan hasil laporan dari kabupaten dan kota di Indonesia atas sampah yang dikelola masing-masing daerah.

Jika digabung dengan data sampah yang tidak dikelola, jumlahnya diperkirakan melonjak hingga lebih dari 60 juta ton per tahun.

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Tuban. Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban mencatat lonjakan pengelolaan sampah dari 70 ton per tahun pada 2022 menjadi 110 ton per tahun pada 2024.

Baca Juga: Setelah Dapat Beasiswa, Sejumlah Mahasiswa PRPP Ini Menuntut Dipekerjakan

Sampah organik menyumbang 50–60 persen dari total sampah, menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak.

Sampah jenis ini, bila membusuk, menghasilkan gas metana yang berperan dalam efek rumah kaca serta berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, seperti mencemari sumber air dan memicu munculnya hewan penyebar penyakit, seperti lalat dan tikus.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, puluhan siswa dan siswi SDN Beji 02, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dengan bimbingan Kampoeng Tani Tuban, belajar mempraktikkan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Persada (Program Edukasi Lingkungan Sekitar Area Proyek GRR Tuban) yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di sejumlah sekolah di Kecamatan Jenu.

Kepala SDN Beji 02, Suciati, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan Persada mendukung upaya sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan bersih.

“Tahun lalu, sekolah kami mendapatkan penilaian Adiwiyata di tingkat kabupaten. Rencananya tahun depan kami akan mengikuti penilaian di tingkat provinsi. Jadi, program yang diselenggarakan PRPP ini sangat mendukung upaya kami dalam persiapan tersebut,” ujar Suciati.

Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Persada tahun 2025 yang diadakan di sekolahnya.

“Semoga implementasi kegiatan ini memberikan manfaat serta membawa kebaikan bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Program Persada merupakan bagian dari komitmen PRPP untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, khususnya di Kabupaten Tuban.

Komitmen ini ditegaskan oleh Plt. Presiden Direktur PRPP, Sigit Pradjaka Sugestihanto, yang ditemui pada kesempatan terpisah.

“Seperti yang kita ketahui, Pertamina selama beberapa tahun terakhir berkontribusi aktif dalam upaya pengurangan dampak perubahan iklim global. Sejalan dengan komitmen tersebut, kami dari PRPP sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina Group juga terus berupaya aktif, khususnya di sekitar area proyek kami di Kabupaten Tuban,” ungkap Sigit.

Disinggung mengenai pentingnya Program Persada, Sigit optimistis kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang.

Baca Juga: Lomba Cerdas Cermat Islami: Upaya PRPP Mendorong Pendidikan Agama di Kalangan Generasi Muda

“Program Persada diharapkan menjadi pendidikan lingkungan yang berkesan bagi para siswa agar kelak mereka dapat terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan, khususnya dalam mengatasi permasalahan sampah. Sampah organik sebenarnya dapat dikelola kembali menjadi material yang bermanfaat bagi kehidupan, seperti dijadikan pupuk atau produk lainnya,” tutupnya.

Program Persada 2025 merupakan tahun ketiga pelaksanaannya. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar pada 2023 dan 2024 oleh PRPP dan Proyek GRR Tuban.

Selain di SDN Beji 02, kegiatan juga dilaksanakan di MI Miftahul Huda Desa Rawasan dan SDN Mentoso, Kecamatan Jenu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Astrid Pinkan, Manager Human Capital Operations & Medical PRPP, yang memberikan materi tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Selain edukasi pengelolaan sampah organik, PRPP juga menyerahkan bantuan berupa 110 bibit tanaman buah dan tanaman hias, serta perangkat komposting di tiga sekolah tersebut. Total peserta yang terlibat mencapai 285 orang.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PRPP dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 13, Penanganan Perubahan Iklim, dan nomor 15, Ekosistem Daratan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sampah #Beji #pertamina #jenu #PRPP #kementerian lingkungan hidup #Rosneft