Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

OpenAI Siapkan Langkah Gila: IPO Bisa Tembus Valuasi Rp 16.000 Triliun, Kalahkan Gabungan Semua Emiten BEI!

Tulus Widodo • Sabtu, 1 November 2025 | 02:39 WIB

 

OpenAI, pengembang ChatGPT, tengah menyiapkan IPO senilai Rp16.000 triliun
OpenAI, pengembang ChatGPT, tengah menyiapkan IPO senilai Rp16.000 triliun

RADARTUBAN — Dunia keuangan global bersiap menyambut fenomena baru.

Perusahaan pengembang ChatGPT, OpenAI, dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar menuju lantai bursa alias Initial Public Offering (IPO).

Jika terealisasi, langkah ini bukan sekadar debut biasa — tapi bisa menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah, dengan valuasi yang ditaksir mencapai US$ 1 triliun atau setara Rp 16.000 triliun.

Melebihi Kapitalisasi Pasar BEI

Sebagai pembanding, angka fantastis itu bahkan lebih besar dari total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang per 31 Oktober 2025 hanya berada di kisaran Rp 15.000 triliun.

Artinya, satu perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan ini menyalip nilai gabungan ribuan emiten di Indonesia.

Menurut laporan Stockwise, OpenAI kemungkinan akan mengajukan dokumen IPO pada paruh kedua 2026, dengan peluncuran resmi yang bisa terjadi pada 2027.

Meski masih dua tahun lagi, gaungnya sudah terasa di pasar modal dan Silicon Valley.

Uji Kekuatan Pasar

Langkah ini diprediksi akan menjadi uji kekuatan pasar terhadap sektor AI (Artificial Intelligence) yang kini sedang naik daun.

Apalagi, OpenAI bukan sekadar perusahaan teknologi biasa — tetapi simbol revolusi kecerdasan buatan yang telah mengubah cara dunia bekerja, belajar, dan berinteraksi.

“Jika valuasi US$1 triliun itu tercapai, OpenAI akan masuk jajaran elite dunia, sejajar dengan Apple, Microsoft, dan Saudi Aramco,” tulis laporan itu.

Namun, analis juga mengingatkan bahwa IPO sebesar ini bisa mengguncang peta kekuatan investor global.

Pasalnya, minat terhadap saham OpenAI diperkirakan akan menyedot dana besar dari berbagai bursa dunia, termasuk Asia.

OpenAI Belum Beri Pernyataan Resmi

Sementara itu, Sam Altman, CEO OpenAI, masih belum memberikan pernyataan resmi.

Tetapi langkah-langkah persiapan internal, termasuk restrukturisasi kepemilikan saham dan pembentukan dewan independen, disebut-sebut sedang berlangsung.

Jika benar terealisasi, IPO OpenAI akan menjadi momen bersejarah — bukan hanya bagi dunia teknologi, tapi juga dunia keuangan global. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#emiten #bei #ChatGPT #ipo #intial public offering #openai #bursa efek indonesia