RADARTUBAN – Pintu menuju profesi guru madrasah yang benar-benar “resmi di mata negara” kembali dibuka.
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam resmi mengumumkan seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan IV Tahun 2025.
Program ini bukan sekadar formalitas, tapi jalan strategis bagi guru madrasah yang selama ini mengajar tanpa sertifikat pendidik untuk naik level profesional.
Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 11 November 2025 lewat laman emisgtk.kemenag.go.id.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Fesal Musaad menjelaskan, PPG Dalam Jabatan adalah bagian dari upaya panjang pemerintah memastikan guru madrasah tak lagi dipandang sebelah mata.
“Kemenag terus berkomitmen memastikan setiap guru madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh sertifikasi profesi melalui mekanisme yang transparan dan berbasis data EMIS,” ujarnya Fesal dikutip dari laman kemenag.go.id.
Langkah ini, kata Fesal, menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Guru tak cukup hanya punya pengalaman, tapi juga pengakuan profesional yang diakui secara nasional.
Baca Juga: Buruan Daftar! Kuota PPG Dalam Jabatan Angkatan III 2025 Guru Madrasah Tinggal 105 Kursi
Syarat Ketat, tapi Masih Rasional
Guru yang ingin ikut program ini wajib terdaftar aktif di EMIS GTK semester berjalan, memiliki TMT pengangkatan maksimal 30 Juni 2023, serta sudah melakukan verifikasi ijazah.
Mereka juga harus berijazah minimal S1/D-IV yang linear dengan mata pelajaran PPG yang diambil. Dan tentu — belum pernah punya sertifikat pendidik serta tidak sedang ikut PPG di tempat lain.
Guru yang sebelumnya sudah mendaftar di Angkatan III tapi belum lolos, masih punya peluang.
Mereka bisa melakukan konfirmasi ulang kesediaan atau mengubah mata pelajaran pilihan pada periode ini.
Jadwal Lengkap PPG Angkatan IV 2025
- Pendaftaran: 6–11 November 2025
- Verifikasi dan validasi: 6–13 November 2025
- Perbaikan berkas: 6–12 November 2025
- Pengumuman hasil seleksi: 17 November 2025
- Penautan email Google (mapel umum): 17–19 November 2025
Program ini mencakup beragam bidang — dari Fiqh, Bahasa Arab, Akidah Akhlak, SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) hingga teknik, seni, dan vokasional.
Artinya, guru dari berbagai latar belakang pendidikan bisa ikut, selama bidangnya nyambung dengan kompetensi yang diajarkan.
Profesionalisme Guru, Jalan Panjang Tanpa Jalan Pintas
Fesal menegaskan, sertifikasi bukan sekadar “tanda pengakuan”, tapi bentuk tanggung jawab moral.
“Profesionalisme guru menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan madrasah. Melalui seleksi yang terintegrasi dengan data EMIS, kita memastikan proses berjalan objektif dan akuntabel,” tegasnya.
Dari sudut pandang lebih luas, langkah Kemenag ini juga menjadi bentuk “revolusi tenang” di dunia pendidikan Islam.
Tak lagi hanya mengandalkan semangat mengajar, tapi juga menuntut standar mutu profesional agar madrasah tak kalah dengan sekolah umum.
PPG, Bukan Sekadar Sertifikat!
- Gaji Naik, Tapi Ilmu Juga Naik: Sertifikasi bukan cuma tentang tunjangan, tapi soal kualitas pengajaran yang makin terukur.
- Data Jadi Raja: Semua berbasis EMIS — artinya, yang rajin update data akan lebih cepat dapat kesempatan.
- Bukan Untuk yang Setengah Hati: Banyak yang mendaftar, tapi hanya guru dengan semangat belajar tinggi yang bisa bertahan sampai lulus.
- Guru Madrasah = Garda Terdepan Pendidikan Akhlak: Di balik papan tulis, mereka adalah penjaga karakter bangsa.
- Angkatan IV Bisa Jadi Tiket Terakhir Sebelum Kuota Penuh: Jadi, kalau masih menunda, siap-siap menyesal tahun depan. (*)