RADARTUBAN- Sebuah momen tak biasa menarik perhatian publik ketika seorang warganet bertemu langsung dengan petugas pemetaan Google Maps.
Dalam video yang diunggahnya, tampak seorang pria berjalan kaki menyusuri jalanan sambil menggendong perangkat Google Street View di punggungnya.
Dengan tenang, dia merekam kondisi sekitar untuk memperbarui tampilan peta digital di Indonesia.
Pemandangan ini pun mengundang rasa kagum sekaligus penasaran dari banyak orang siapa sangka, pembaruan peta yang kita lihat setiap hari ternyata dimulai dari langkah kaki seseorang di lapangan.
Pertemuan tak terduga itu terjadi pada Jumat, (24/10). Seorang warganet yang kebetulan melihat langsung momen tersebut segera mengabadikannya lewat kamera ponsel.
Video itu kemudian diunggah ke akun TikTok @fakta_aura dan tak butuh waktu lama untuk viral.
Dalam rekaman, terlihat jelas seorang petugas Google Street View tengah berjalan kaki, lengkap dengan perangkat kamera 360 derajat yang menempel di punggungnya.
Saat ditanya soal penghasilan, pria itu menjawab dengan santai bahwa dia bisa mendapatkan hingga Rp 3 juta per hari dari pekerjaannya. Jawaban itu langsung mengundang reaksi heboh dari netizen.
“Setelah melihat perjuangan abang Google menyusuri jalanan, netizen malah fokus ke gajinya yang ternyata nggak main-main,” tulis sang pengunggah dalam keterangan video yang dibagikan pada Selasa, (4/11)
Reaksi warganet pun bermacam-macam. Banyak yang terkejut sekaligus kagum saat mendengar besarnya pendapatan yang bisa diperoleh.
Tak sedikit pula yang memberikan pujian atas kerja keras sang petugas, yang rela menyusuri jalan demi memperbarui peta digital yang kita gunakan setiap hari.
Meski begitu, perlu diketahui bahwa petugas lapangan Google Maps Street View umumnya bukan pegawai langsung Google.
Semakin kompleks medan yang harus dijelajahi atau semakin lama durasi tugasnya, biasanya semakin tinggi pula kompensasinya.
Adapun beberapa tugas utama yang biasa dilakukan oleh petugas pemetaan Street View antara lain:
• Menyusuri area yang belum terpetakan: berjalan kaki atau menggunakan kendaraan khusus untuk menjangkau lokasi-lokasi yang belum tercakup di Google Maps.
• Mengoperasikan kamera 360 derajat: memastikan perangkat berfungsi dengan baik untuk merekam gambar jalan dan lingkungan sekitar.
• Memastikan kualitas gambar: memeriksa hasil rekaman agar sesuai standar visual dan teknis yang ditetapkan.
• Melaporkan kondisi lapangan: mencatat kendala atau temuan selama proses pemetaan, seperti jalan rusak atau gangguan cuaca.
• Menjaga keamanan perangkat: bertanggung jawab atas perlengkapan mahal yang digunakan selama proses pemetaan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni