Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Indonesia Kirim Pengajar ke Universitas Al Azhar, Program Studi Bahasa Indonesia Resmi Dibuka

Ika Nur Jannah • Senin, 10 November 2025 | 01:30 WIB

 

University Al-Azhar yang terletak di Kairo Mesir.
University Al-Azhar yang terletak di Kairo Mesir.

RADARTUBAN - Pemerintah Indonesia akan mengirim pengajar bahasa Indonesia ke Universitas Al-Azhar, Kairo, untuk mendukung pembukaan Program Studi Bahasa Indonesia yang resmi dibuka November 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi bahasa Indonesia dan pengakuan bahasa nasional sebagai bahasa internasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti meresmikan pembukaan program studi tersebut pada 6 November 2025.

Abdul Mu'ti menegaskan bahwa bahasa Indonesia adalah alat komunikasi sekaligus pemersatu bangsa yang juga menjadi salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia.

Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, akan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo.

Serta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa untuk mengirim tenaga pengajar berkualitas dari perguruan tinggi di Indonesia ke Fakultas Bahasa dan Terjemahan Universitas Al-Azhar.

Rektor Universitas Al-Azhar, Syaikh Salamah Dawud, menyambut baik pembukaan program studi ini.

Dia menyatakan bahwa bahasa Indonesia kini menjadi bahasa ke-15 yang diajarkan di universitas tersebut dan berharap Indonesia rutin mengirimkan pengajar agar tertarik dan kualitas program dapat terus terjaga.

Selain itu, pembukaan program studi ini juga dianggap penting dalam mendukung penyebaran nilai-nilai Islam moderat melalui mahasiswa Indonesia yang dikenal berakhlak mulia dan sopan.

Pengiriman pengajar merupakan bagian dari program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang dikelola oleh Kemendikbudristek dan merupakan elemen penting dalam memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, budaya, dan pendidikan antara Indonesia dan Mesir.

Terkait dengan program ini, Menteri Abdul Mu'ti juga telah melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Mesir untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan pertukaran tenaga pengajar serta kurikulum yang relevan.

Program Studi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar diharapkan menjadi langkah strategis untuk memposisikan bahasa Indonesia di kancah global serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Mesir, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#pengajar #mesir #universitas al azhar #program studi #bahasa indonesia