RADARTUBAN - Bagi mahasiswa yang baru menyelesaikan studi, langkah berikutnya biasanya adalah mencari pekerjaan.
Harapan ideal tentu diterima di perusahaan dengan gaji tinggi serta fasilitas lengkap, seperti asuransi kesehatan dan bonus tahunan.
Namun, kondisi tersebut semakin sulit diwujudkan karena ketidakpastian ekonomi global dan pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mengubah dinamika pasar kerja.
Maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) masih terjadi di berbagai sektor, tingkat pengangguran muda meningkat, dan kesempatan memperoleh pekerjaan bergaji layak juga semakin terbatas.
Meski demikian, sejumlah bidang pekerjaan masih menjanjikan gaji tinggi.
Bankrate dalam laporannya pada (2/6) menyebutkan bahwa lulusan sarjana berpotensi memperoleh penghasilan 66% lebih besar dibandingkan lulusan SMA, berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS).
Asosiasi Perguruan Tinggi dan Pemberi Kerja Nasional (NACE) menambahkan bahwa proyeksi gaji rata-rata lulusan perguruan tinggi 2025 menunjukkan tren positif, terutama bagi jurusan teknik, ilmu komputer, bisnis, serta pertanian/sumber daya alam.
Lebih dari sepertiga orang dewasa AS, yakni 35% bahkan masih menganggap gelar sarjana sebagai bagian dari American Dream, meski biaya kuliah semakin mahal dan tidak semua jurusan menjanjikan keuntungan yang sama.
Berikut adalah proyeksi gaji awal terbanyak lulusan perguruan tinggi :
1. Teknik: US$78.731/tahun (Rp1,29 miliar), naik 2,6% dari 2024
2. Ilmu Komputer: US$76.251/tahun (Rp1,25 miliar), naik 2%
3. Matematika & Sains: US$69.709/tahun (Rp1,14 miliar), turun 1,9%
4. Ilmu Sosial: US$67.316/tahun (Rp1,10 miliar), turun 3,6%
5. Bisnis: US$65.276/tahun (Rp1,07 miliar), naik 2,1%
6. Agrikultur & SDA: US$63.122/tahun (Rp1,03 miliar), naik 2,8%
7. Komunikasi: US$60.353/tahun (Rp989 juta), turun 3%
Perlu diketahui, data d iatas hanya berlaku untuk Amerika Serikat, sehingga tidak bisa langsung disamakan dengan kondisi Indonesia.
Namun, informasi tersebut tetap memberi gambaran umum mengenai tren jurusan yang berpotensi menghasilkan gaji tinggi di pasar kerja global. (*/tia)
Editor : radar tuban digital