RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan kenegaraan dengan Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Kerajaan Yordania Hasyimiah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/11).
Dalam pertemuan tertutup yang juga diisi dengan jamuan makan malam kenegaraan, Prabowo menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk mendukung kemerdekaan dan perjuangan rakyat Palestina.
Prabowo menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Yordania bukan sekadar hubungan kemitraan biasa.
Kedua negara yang dipersatukan oleh persaudaraan dan persahabatan yang kokoh, serta solidaritas yang berkelanjutan untuk mendukung kemerdekaan rakyat Palestina.
Presiden Prabowo juga mengingatkan kedekatannya dengan Kerajaan Hashemite dan persahabatannya dengan Raja Abdullah II dan mendiang Raja Hussein.
Ia bercerita bahwa Yordania pernah memberikan dukungan emosional yang sangat berarti di masa sulit dalam perjalanan hidupnya sekitar 25-26 tahun yang lalu, yang memperkuat ikatan pribadi serta memperkokoh strategi hubungan antara Indonesia dan Yordania.
Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan pentingnya hubungan yang tidak hanya sebagai mitra, tetapi sebagai saudara yang saling menopang, dengan harapan agar hubungan Indonesia dan Yordania terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia, termasuk perjuangan persahabatan untuk Palestina.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi kedua negara sebagai garis terdepan dalam membela rakyat Palestina, dengan Indonesia secara konsisten memberikan dukungan beasiswa sekaligus kemanusiaan.
Prabowo lebih jauh menyatakan Indonesia bersiap mengirimkan pasukan perdamaian jika memang diperlukan untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di kawasan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni